FAKTABENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Jagat maya Kabupaten Rejang Lebong belakangan ini dihebohkan oleh isu modus kejahatan baru. Modus yang beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat ini menyebutkan adanya oknum yang berpura-pura meminta minum karena kehausan untuk melancarkan aksi kriminalitas.
Merespons keresahan warga tersebut, pihak kepolisian langsung angkat bicara. Meski informasi ini telah viral, aparat memastikan hingga saat ini belum menerima satu pun laporan resmi dari masyarakat yang menjadi korban modus tersebut.
Polisi Minta Warga Cek Fakta, Jangan Telan Mentah-Mentah
Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Azmi Ariyanto, mengimbau agar masyarakat tidak langsung panik namun tetap menaruh kewaspadaan tingkat tinggi, terutama saat didatangi oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dengan gerak-gerik mencurigakan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya ke ruang publik agar tidak menimbulkan kegaduhan.
“Masyarakat juga harus bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Kita tidak mengetahui apakah informasi tersebut benar atau hoaks, karena sampai saat ini tidak ada laporan yang masuk ke pihak kepolisian terkait informasi tersebut,” ujar Iptu Azmi pada Minggu (5/7/2026).
Ia berharap, jika memang ada warga yang merasa dirugikan atau benar-benar menjadi korban tindak pidana dari modus ini, segera melapor ke pihak berwajib dan bukan sekadar menjadikannya konten di media sosial.
“Apabila ada masyarakat yang merasa dirugikan atau menjadi korban tindak pidana, silakan segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center 110,” tambahnya.
Antisipasi Kriminalitas, Patroli Polsek Jajaran Polres Rejang Lebong Diperketat
Guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Rejang Lebong langsung bergerak cepat dengan memperketat patroli rutin, baik pada siang maupun malam hari.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas AKP M Hasan Basri menjelaskan bahwa seluruh polsek jajaran kini menjadi ujung tombak yang bergerak aktif di tingkat kecamatan. Jalur rawan seperti pelintasan Curup-Lubuk Linggau, kawasan permukiman, hingga jalanan pedesaan menjadi fokus utama penyisiran petugas.
Adapun sejumlah polsek yang dikerahkan secara intensif meliputi:
- Polsek Selupu Rejang
- Polsek Bermani Ulu
- Polsek Sindang Kelingi
- Polsek Sindang Dataran
- Polsek Padang Ulak Tanding
- Polsek Kota Padang
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan patroli yang intensif, diharapkan dapat mencegah dan meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas,” pungkas AKP M Hasan Basri.
Selain berpatroli, personel di lapangan juga aktif berdialog dengan warga demi membangun sinergi komunal dalam menjaga lingkungan. Kepolisian berharap komitmen bersama ini mampu menjaga situasi di Kabupaten Rejang Lebong agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.
(ABD)













