Menu

Mode Gelap
Hanya 22 Persen UMKM di Kota Bengkulu yang Kantongi Izin, Dinas Koperasi Desak Pelaku Usaha Segera Urus NIB Geger! Pemilik Toko Manisan di Kampung China Bengkulu Ditemukan Meninggal Tergantung Prediksi Pengunjung Lebaran 2026 Membludak, BPBD Kota Bengkulu Siagakan Posko Terpadu di Pantai Zakat dan Pasir Putih Bupati Choirul Huda Tegaskan ASN Mukomuko Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Nekat Bakal Disanksi? Mudik Aman 2026: Posyan Liku Sembilan Bengkulu Tengah Siaga 24 Jam, Pemudik Bisa Cek Kesehatan Gratis! Momen Hendri Praja Terima Amanah Plt Bupati Rejang Lebong Usai Badai OTT

Headline

Geger! Pemilik Toko Manisan di Kampung China Bengkulu Ditemukan Meninggal Tergantung

badge-check


Geger! Pemilik Toko Manisan di Kampung China Bengkulu Ditemukan Meninggal Tergantung Perbesar

FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU – Suasana tenang di kawasan historis Kampung China, Kelurahan Malabero, mendadak mencekam pada Minggu pagi (15/3/2026). Seorang pria paruh baya berinisial BD (51), yang dikenal sebagai pemilik toko manisan di Jalan D.I Panjaitan, ditemukan meninggal dunia di dalam ruko miliknya.

Kejadian tragis ini diduga kuat merupakan aksi bunuh diri. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang di area dalam toko.

Kronologi Penemuan: Kecurigaan Sang Anak

Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecurigaan bermula saat anak korban, FB (24), merasa ada yang tidak beres setelah memantau rekaman CCTV toko sekitar pukul 09.30 WIB.

Khawatir dengan kondisi sang ayah, FB mencoba menghubungi melalui pesan WhatsApp sebanyak empat kali. Namun, tidak ada satu pun pesan yang dibalas, padahal biasanya sang ayah selalu responsif.

Merasa ada yang janggal, FB bersama salah seorang karyawan toko bergegas menuju lokasi. Setibanya di sana, toko dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Mereka terpaksa menggunakan sebilah kayu untuk menggapai kunci gembok melalui celah pintu agar bisa masuk.

“Begitu pintu terbuka, mereka mendapati korban sudah dalam posisi tergantung. Mereka langsung berusaha menurunkan korban dan membawanya ke RS Bhayangkara,” ujar Ketua RT setempat, Septa.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Keputusan Keluarga

Pihak RS Bhayangkara yang melakukan pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. Meski penyebab kematian menunjukkan ciri-ciri gantung diri, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur standar.

Namun, pihak keluarga korban memilih untuk tidak melakukan autopsi dan telah mengikhlaskan kepergian BD sebagai musibah.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah BD telah dibawa ke rumah duka khusus keluarga Tionghoa untuk disemayamkan secara layak. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah BD rencananya akan dikremasi.

Kejadian ini sempat memicu kerumunan warga di sekitar Jalan D.I Panjaitan yang terkejut atas kepergian mendadak sosok pemilik toko yang dikenal rajin tersebut.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hanya 22 Persen UMKM di Kota Bengkulu yang Kantongi Izin, Dinas Koperasi Desak Pelaku Usaha Segera Urus NIB

15 Maret 2026 - 21:03 WIB

Prediksi Pengunjung Lebaran 2026 Membludak, BPBD Kota Bengkulu Siagakan Posko Terpadu di Pantai Zakat dan Pasir Putih

15 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bupati Choirul Huda Tegaskan ASN Mukomuko Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Nekat Bakal Disanksi?

14 Maret 2026 - 19:36 WIB

Mudik Aman 2026: Posyan Liku Sembilan Bengkulu Tengah Siaga 24 Jam, Pemudik Bisa Cek Kesehatan Gratis!

14 Maret 2026 - 19:33 WIB

Momen Hendri Praja Terima Amanah Plt Bupati Rejang Lebong Usai Badai OTT

14 Maret 2026 - 19:27 WIB

Trending di Headline