BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Suasana tenang di Jalan Adam Malik, Kelurahan Cempaka Permai, Kota Bengkulu mendadak mencekam pada Sabtu pagi, 7 Maret 2026. Seorang mahasiswa dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar mandi sebuah rumah kos.
Korban diketahui bernama Rahmat Rezal Pratama, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) asal Tanjung Alam, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan.
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Peristiwa pilu ini pertama kali terungkap sekitar pukul 06.25 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jasad Rahmat bermula dari kecurigaan penghuni kos lain yang hendak menggunakan fasilitas toilet umum tersebut.
Lantaran pintu terkunci rapat dari dalam untuk waktu yang cukup lama tanpa ada respons, para penghuni kos lainnya mulai merasa ada yang tidak beres. Khawatir terjadi sesuatu, mereka akhirnya memutuskan untuk mendobrak paksa pintu toilet tersebut.
“Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan duduk bersandar dengan kepala menempel di dinding kamar mandi,” lapor kontributor di lapangan.
Gusti, selaku pemilik rumah kos, mengungkapkan rasa terkejutnya atas kejadian ini. Menurutnya, Rahmat adalah penghuni lama yang sudah menetap sekitar dua tahun di sana. Ia juga menyebutkan adanya perubahan fisik pada korban belakangan ini.
“Dia sudah lama ngekos di sini, sekitar dua tahun. Kalau soal sakit, sepertinya tidak ada kabar, tapi memang badannya yang dulu gemuk, sekarang terlihat lebih kurus,” ujar Gustami.
Aparat kepolisian dari Polsek Gading Cempaka bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Bengkulu segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolsek Gading Cempaka, AKP Saman Saputra SH, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa jasad korban telah dievakuasi untuk kepentingan medis.
“Benar ada penemuan mayat di wilayah hukum kami. Kami sudah melakukan tindakan awal bersama INAFIS. Saat ini jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematiannya,” jelas AKP Saman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui apakah ada indikasi penyakit tertentu atau penyebab lain di balik meninggalnya mahasiswa asal Kedurang tersebut.
(ABD)













