FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Langkah progresif kembali dihadirkan dalam dunia kesehatan anak di Bumi Merah Putih. Puskesmas Sukamerindu secara resmi meluncurkan program inovatif Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah Keliling yang menyasar seluruh sekolah negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Sungai Serut, Kamis (6/8/26). Peluncuran perdana yang dipusatkan di MIN 1 Kota Bengkulu ini sukses mencuri perhatian publik. Ribuan peserta tampak memadati lokasi dengan antusiasme yang luar biasa tinggi.
Pemeriksaan Kesehatan Asyik Tanpa Rasa Takut
Berbeda dari pemeriksaan medis konvensional pada umumnya, CKG Sekolah Keliling dikemas secara interaktif, ramah anak, dan penuh edukasi. Guna mencairkan suasana dan mengusir rasa takut anak-anak terhadap tenaga medis, panitia menyuguhkan berbagai hiburan menarik seperti sesi nonton bareng (nobar), story telling, dongeng inspiratif, hingga pembagian doorprize.
Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, BZ, S.E., M.M., hadir secara langsung untuk meninjau jalannya program perdana ini. Kehadirannya turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah penting, di antaranya Asisten I Setda Kota Alex Periansyah, Kepala Dinas Kesehatan Neli Hartati, Kepala Dinas Perhubungan Toni Hastri Putra, Kasubbag TU Kemenag Kota Bengkulu Fahrurrazi, serta Plt. Kepala UPTD Puskesmas Sukamerindu, Ns. Fitri Melani, S.Kep., beserta jajaran.
Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Emas Bumi Merah Putih
Dalam arahannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif proaktif yang digagas oleh Puskesmas Sukamerindu. Menurutnya, menjaga kesehatan generasi muda harus dimulai sejak dini demi masa depan Bumi Merah Putih yang lebih cemerlang.
”Pemerintah kota sangat mengapresiasi inovasi CKG Sekolah Keliling ini. Dengan konsep yang menyenangkan seperti dongeng dan nobar, anak-anak tidak takut lagi untuk memeriksakan kesehatan. Ini adalah langkah nyata kita dalam mempersiapkan generasi emas Bengkulu yang sehat, cerdas, dan ceria,” ujar Dedy penuh optimisme.
Guna memaksimalkan pelayanan pada hari pertama peluncuran, Puskesmas Sukamerindu mengerahkan sedikitnya 10 tim medis yang disebar ke berbagai titik pemeriksaan. Menariknya, layanan ini tidak hanya dikhususkan bagi para siswa saja, melainkan juga diperluas bagi para guru dan orang tua murid melalui skema CKG Umum.
Sasar Seluruh Sekolah di Kecamatan Sungai Serut
Tingginya kesadaran masyarakat membuat target kepesertaan melonjak tajam, menyentuh angka sekitar 2.500 orang hanya dalam satu hari pelaksanaan. Plt. Kepala UPTD Puskesmas Sukamerindu, Ns. Fitri Melani, S.Kep., menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang instansinya dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan langsung ke lingkungan sekolah.
”Kami melihat antusiasme yang sangat luar biasa hari ini, baik dari siswa, guru, hingga orang tua yang ikut memanfaatkan layanan CKG Umum. Target kami adalah menyisir seluruh sekolah di Kecamatan Sungai Serut. Kami ingin memastikan deteksi dini faktor risiko penyakit dan edukasi pola hidup bersih sehat (PHBS) dapat tertanam kuat sejak usia sekolah,” ungkap Fitri Melani.
Ke depannya, program CKG Sekolah Keliling dipastikan akan terus bergulir secara berkala ke sekolah-sekolah lainnya di Kecamatan Sungai Serut. Melalui penguatan deteksi dini ini, kualitas kesehatan anak usia sekolah di Bumi Merah Putih diharapkan dapat terus meningkat secara signifikan.
(ABD)













