FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Musibah kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, mengundang kepedulian mendalam dari berbagai kalangan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Tim Penggerak PKK Kota Bengkulu turun langsung ke lokasi kejadian guna menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak, Jumat.
Kehadiran jajaran organisasi wanita ini menjadi wujud nyata empati pemerintah dan masyarakat terhadap insiden yang menghanguskan sebanyak 21 unit rumah tersebut. Berdasarkan data di lapangan, peristiwa nahas ini berdampak pada 25 kepala keluarga (KK) yang mencakup 94 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Ketua DWP Kota Bengkulu, Rena Misliniyati Pebriansyah, yang memimpin langsung rombongan di lokasi mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian spontan untuk meringankan beban para korban di Bumi Merah Putih.
“Ini wujud rasa empati kami dari PKK, gerakan spontan terhadap warga yang sekarang ini terkena musibah. Ini wujud program PKK hadir di tengah musibah yang sedang dihadapi masyarakat, terutama beberapa warga kita di Kota Bengkulu,” ujar Rena di lokasi.
Ia menambahkan, Ketua TP PKK Kota Bengkulu, Dian Fitriani Wahyudi, meski berhalangan hadir, turut menginisiasi dan menggerakkan seluruh jajaran kader untuk menghimpun donasi dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, yang juga didukung penuh oleh DWP Kota Bengkulu.
Dalam aksi sosial tersebut, berbagai kebutuhan esensial disalurkan kepada para korban. Bantuan yang terkumpul meliputi 25 paket sembako, pakaian layak pakai, alat salat, selimut, alas kaki, hingga Al-Qur’an. Seluruh bantuan ini diharapkan mampu menopang kebutuhan dasar warga yang sebagian besar barang miliknya ludes dilalap si jago merah.
“Harapan kami, apa yang kami bawa ini setidaknya dapat memberikan sedikit penghiburan untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tuturnya.
Selain logistik dan kebutuhan pokok, PKK Kota Bengkulu menyoroti pentingnya pemulihan mental para korban. Trauma psikologis akibat kehilangan tempat tinggal dan harta benda dinilai memerlukan perhatian serius agar warga bisa kembali bangkit.
Ke depan, pihaknya berencana menggandeng pihak terkait untuk menghadirkan layanan pendampingan psikologis bagi warga terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
“Harapan kami juga setelah ini tidak hanya terbatas pada bantuan berupa materi, tapi juga mungkin pendampingan psikis atau trauma yang dihadapi oleh warga. Mungkin nanti dari PKK akan bersinergi untuk memberikan semacam pendampingan,” jelas Rena.
Pada kesempatan yang sama, Rena turut mengapresiasi kesigapan aparatur setempat, mulai dari jajaran PKK tingkat kelurahan dan kecamatan hingga Lurah Pengantungan yang terus mendampingi warga sejak awal musibah hingga masa pemulihan pascakebakaran. Ia berharap soliditas dan sinergitas ini terus terjaga demi mempercepat pemulihan warga di wilayah Kota Bengkulu.
(ABD)













