Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

BGN Umumkan Jeda Sementara Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Awal 2026

badge-check


BGN Umumkan Jeda Sementara Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Awal 2026 Perbesar

BENGKULU – Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menetapkan kebijakan penghentian sementara distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai masa persiapan teknis guna mengoptimalkan pelaksanaan program secara nasional di tahun yang baru.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa jeda distribusi ini dijadwalkan pada tanggal 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026. Periode singkat tersebut akan dimanfaatkan oleh seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan penguatan internal.

Menurut Dadan, jeda ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan. Fokus utama dalam masa persiapan ini meliputi:

  • Penataan kembali dapur produksi.
  • Pemantapan alur distribusi dan logistik.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
  • Penguatan standar keamanan pangan agar kualitas gizi tetap terjaga.

“Jeda sementara ini diperlukan agar pelaksanaan MBG pada 2026 berjalan lebih optimal, aman, dan berkualitas bagi seluruh penerima manfaat,” ujar Dadan.

Meski distribusi untuk anak sekolah mengalami jeda karena menyesuaikan kalender pendidikan, BGN menegaskan bahwa layanan untuk kelompok rentan (B3) tetap berjalan normal. Kelompok ini akan tetap menerima pasokan gizi pada tanggal 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025 karena kebutuhannya tidak terikat dengan jadwal sekolah.

Untuk anak sekolah yang sedang dalam masa libur akhir tahun, distribusi saat ini bersifat opsional. BGN memberikan fleksibilitas jika terdapat kendala teknis atau jika anak sedang berlibur bersama keluarga, namun layanan tetap tersedia bagi mereka yang membutuhkan.

Masyarakat diminta tidak perlu khawatir, karena kebijakan ini bukan merupakan penghentian permanen. Seluruh layanan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan akan kembali beroperasi secara serempak dan normal pada 8 Januari 2026.

Pemerintah berkomitmen menjadikan MBG sebagai program prioritas nasional dalam rangka menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi