Menu

Mode Gelap
Dongkrak Ekonomi Umat, Kemenag Rejang Lebong Genjot Pendampingan Dua Kampung Zakat Optimalkan Pembangunan, Pemprov Bengkulu Siapkan 20 Lahan Eks HGU Masuk Bank Tanah Ramadansyah Anggota DPRD Seluma Wafat, Ketua Fraksi PAN Sampaikan Duka Cita Tarik Minat Investor, BPKP Bengkulu Perketat Pengawasan Perizinan Usaha: Jangan Ada yang Ditutupi! Anggaran THR ASN dan PPPK Kota Bengkulu 2026 Sudah Siap, Pencairan Tinggal Tunggu “Lampu Hijau” Pusat Semarakkan Balai Kota Merah Putih, Ratusan Murid TK Ikuti Senam ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’

Ekonomi

BBM Langka, Hendri Satrio: Kami Mohon Maaf Pada Masyarakat, Pemerintah Terus Upayakan Solusi Cepat

badge-check


					BBM Langka, Hendri Satrio: Kami Mohon Maaf Pada Masyarakat, Pemerintah Terus Upayakan Solusi Cepat Perbesar

Seluma, Bengkulu – Berkaitan dengan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang terjadi di Kabupaten Seluma, Hendri Satrio anggota DPRD Kabupaten Seluma menyampaikan saat ini pemerintah di tingkat Provinsi maupun Kabupaten sedang berupaya untuk mengatasi hal ini.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Pak Gubernur terkait masalah antrean BBM di Seluma, beliau sudah panggil pihak Pertamina untuk penambahan kuota sebagai langkah cepat, sembari pengerukan pendangkalan pelabuhan Pulau Bai selesai dikerjakan,”kata Hendri.

Sebagai perwakilan masyarakat Kabupaten Seluma, Hendri menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas situasi yang terjadi saat ini. Pihaknya akan terus berupaya untuk mengatasi persoalan ini secepatnya.

“Saya tidak mau banyak klarifikasi, kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya pada masyarakat khususnya di Kabupaten Seluma. Kami pastikan akan terus mencari solusi atas kelangkaan BBM ini, kami terus berkoordinasi dengan Bupati & Gubernur,” ujarnya.

Ketua Fraksi PAN Seluma ini juga mengingatkan agar jangan ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi sulit ini. Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan memperketat pengawasan terhadap para penjual BBM eceran agar tidak terlalu menaikkan harga semaunya.

“Para pengecer BBM harus diawasi oleh APH, jangan sampai mematok harga terlalu tinggi. Itupun pengecer menjual harus yang jaraknya jauh dari SPBU, untuk memudahkan masyarakat. Kalau pengecer di dekat-dekat SPBU sebaiknya di stop dulu sementara waktu,”ujar Hendri.

Selain itu Ketua Komisi 1 ini juga mempertanyakan kinerja Disperindag Seluma yang terkesan kurangnya antisipasi mengenai hal ini. Terlebih dalam waktu yang cukup berdekatan ini masyarakat dihadapkan dengan kelangkaan Gas Elpiji maupun kelangkaan BBM.

“ini juga menjadi catatan bagi Disperindag, layaknya bencana seharusnya ada mitigasi, sampaikan kajiannya kepada bapak Bupati, agar persoalan-persoalan seperti ini tidak terulang kembali. Kalau perlu harus ada lobby khusus terkait kuota untuk Kabupaten Seluma,”tutup Hendri.

 

(DSR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dongkrak Ekonomi Umat, Kemenag Rejang Lebong Genjot Pendampingan Dua Kampung Zakat

11 Februari 2026 - 19:31 WIB

Optimalkan Pembangunan, Pemprov Bengkulu Siapkan 20 Lahan Eks HGU Masuk Bank Tanah

11 Februari 2026 - 19:28 WIB

Tarik Minat Investor, BPKP Bengkulu Perketat Pengawasan Perizinan Usaha: Jangan Ada yang Ditutupi!

10 Februari 2026 - 19:01 WIB

Anggaran THR ASN dan PPPK Kota Bengkulu 2026 Sudah Siap, Pencairan Tinggal Tunggu “Lampu Hijau” Pusat

10 Februari 2026 - 18:57 WIB

Kuasa Hukum Desak Kasus Dugaan Penganiayaan Guru Besar UNIB Segera Disidangkan

9 Februari 2026 - 18:58 WIB

Trending di Headline