KOTA BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Pesona Pantai Panjang Bengkulu memang selalu menjadi magnet utama bagi wisatawan saat libur Idulfitri. Namun, di balik keindahannya, ombak Pantai Panjang menyimpan risiko tinggi. Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut (laka laut), aparat gabungan kini memperketat pengawasan dengan melakukan patroli setiap satu jam sekali.
Petugas secara tegas melarang seluruh pengunjung untuk mandi atau berenang di sepanjang garis pantai tersebut. Langkah ini diambil menyusul karakteristik Pantai Panjang yang memiliki arus bawah laut yang kuat dan palung yang berbahaya bagi keselamatan jiwa.
Patroli Intensif dan Imbauan Humanis
Perwira Pengendali Pos Pengamanan (Padal Pos Pam) BPBD Pantai Panjang, Aipda Wendi Nainggolan, menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan. Mengingat lonjakan pengunjung yang sangat drastis, edukasi langsung di lapangan menjadi prioritas utama.
“Kami bersama tim gabungan rutin melakukan patroli dan memberikan imbauan setiap satu jam sekali. Bahkan jika kondisi sangat ramai, frekuensinya kami tingkatkan. Fokus kami jelas: memastikan tidak ada pengunjung yang nekat berenang,” tegas Aipda Wendi, Senin (23/3/2026).
Menurutnya, banyak wisatawan—terutama yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu—belum memahami karakteristik ombak di lokasi ini.
“Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, korban tenggelam sering kali adalah wisatawan luar daerah. Itulah mengapa kami terus bersiaga,” tambahnya.
Kolaborasi Lintas Instansi di Titik Strategis
Untuk memastikan keamanan tetap kondusif, sedikitnya 30 personel gabungan dari berbagai instansi disiagakan setiap hari. Tim ini merupakan kolaborasi solid antara:
- BPBD Kota Bengkulu
- Satpol PP
- TNI Angkatan Laut
- Palang Merah Indonesia (PMI)
Ada tiga titik utama yang menjadi pusat pengawasan ketat, yakni Pos Shelter, Pos Pasir Putih, dan pengawasan tambahan di kawasan Pantai Jakat.
Pantai Jakat Jadi Alternatif Aman
Bagi wisatawan yang tetap ingin bermain air atau berenang, petugas mengarahkan mereka ke Pantai Jakat. Berbeda dengan Pantai Panjang, Pantai Jakat memiliki kontur yang lebih landai dan ombak yang relatif lebih tenang, sehingga lebih aman untuk aktivitas keluarga.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, menegaskan bahwa keselamatan adalah harga mati. Pihaknya meminta kerja sama penuh dari masyarakat untuk mematuhi aturan yang ada.
“Kami tidak hanya berjaga di pos, tapi aktif bergerak mengedukasi masyarakat. Kami mohon dengan sangat agar pengunjung mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan kita bersama,” pungkas I Made.
(ABD)













