FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu secara resmi membuka rangkaian kegiatan verifikasi faktual Calon Pimpinan (Capim) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bengkulu masa kerja tahun 2026–2031. Acara penting yang menjunjung tinggi transparansi ini diselenggarakan di Ruang Hidayah I Kantor Walikota.
Dalam arahannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan atensi khusus terhadap jalannya seleksi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi faktual wajib dijalankan dengan mengedepankan profesionalisme tinggi demi melahirkan figur pemimpin lembaga amil zakat yang bersih, berintegritas, dan kredibel di Bumi Merah Putih.
“Saya berpesan agar seleksi verifikasi faktual ini dilakukan secara benar-benar profesional. BAZNAS memegang peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat, sehingga figur yang terpilih nanti harus memiliki kompetensi mumpuni sekaligus integritas yang tinggi,” ujar Wali Kota.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, di antaranya Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Bumi Merah Putih, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum, Kepala Divisi Pembinaan Wilayah-BAZNAS RI, H. Putra Erianton, Lc. Hadir pula Ketua BAZNAS Provinsi Bumi Merah Putih H. Yulkamra, S.PdI, M.Pd, Kasubag TU Kemenag Kota Bengkulu Dr. H. Fahrurrazi, M.Si, Ketua Sekretariat Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Alex Periyansyah, Kabag Kesra Setda Kota Harry Iswahyudi, serta tamu undangan lainnya.
Mewakili Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu Masa Kerja 2026-2031, Prof. Dr. H. Johanes Sapri, M.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan agenda krusial ini. Ia memastikan bahwa panitia siap mengawal proses seleksi sesuai koridor hukum dan aturan yang berlaku.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah bekerja keras dan bersinergi sehingga tahapan demi tahapan seleksi ini dapat terlaksana dengan baik, transparan, dan akuntabel,” kata Johanes.
Johanes juga berpesan kepada seluruh peserta Capim BAZNAS yang hadir agar mengikuti tahapan wawancara dengan sungguh-sungguh dan sportif demi membawa kemajuan bagi tata kelola zakat, infak, dan sedekah di Kota Bengkulu ke depan.
Setelah sesi pembukaan selesai, rangkaian acara langsung berlanjut pada pelaksanaan inti verifikasi faktual (wawancara) oleh Tim Seleksi bertempat di Ruang Hidayah II Kantor Walikota. Sebagai penutup, Wali Kota Dedy bersama jajaran saling tukar cinderamata dengan Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Bumi Merah Putih, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum. Hal ini menjadi simbol terjalinnya sinergi, komitmen kolaborasi, dan apresiasi dalam pengentasan kemiskinan serta kesejahteraan umat antara Pemkot Bengkulu dengan BAZNAS RI.
(ABD)

















