Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Ubah Sampah Jadi Cuan! Pemkot Bengkulu Ajak Warga Gabung Bank Sampah di 67 Kelurahan

badge-check


Ubah Sampah Jadi Cuan! Pemkot Bengkulu Ajak Warga Gabung Bank Sampah di 67 Kelurahan Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Masalah sampah bukan lagi sekadar urusan membuang, tapi tentang peluang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kini tengah gencar mendorong warga di seluruh wilayah Bumi Merah Putih untuk beralih peran dari sekadar pembuang sampah menjadi nasabah aktif Bank Sampah.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Selain sebagai solusi konkret menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian menggunung, program ini menawarkan keuntungan ekonomi langsung yang bisa dirasakan oleh emak-emak maupun pelaku rumah tangga.

Sampah Anorganik: Dari Limbah Jadi Rupiah

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Sirat Purnama, menegaskan bahwa Bank Sampah bukan sekadar tempat pembuangan, melainkan sistem manajemen lingkungan yang modern.

“Masyarakat cukup memilah sampah kering seperti botol plastik, kardus, dan kaleng dari rumah. Bawa ke unit terdekat, ditimbang, dan nilainya akan dicatat di buku tabungan seperti bank konvensional. Ini adalah langkah nyata mengurangi beban TPA,” ujar Sirat pada Kamis (29/1/2026).

Beberapa manfaat utama menjadi nasabah Bank Sampah meliputi:

  • Pendapatan Tambahan: Sampah plastik, kertas, dan logam bisa ditukar dengan uang tunai atau bahan pokok.
  • Lingkungan Sehat: Mengurangi tumpukan sampah di rumah yang berisiko menyumbat saluran air dan memicu banjir.
  • Edukasi Keluarga: Mengajarkan kedisiplinan memilah sampah sejak dini kepada anak-anak.

Komitmen Pemkot Bengkulu dalam mengelola sampah tidak main-main. Saat ini, sebanyak 67 kelurahan di Kota Bengkulu telah memiliki unit Bank Sampah. Akses yang semakin dekat ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola limbah domestik.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, juga berpesan agar kesadaran ini dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga.

“Mari kita pilah sampah dari rumah. Plastik, kertas, dan logam masuk ke Bank Sampah. Sedangkan sampah organik bisa kita olah sendiri menjadi kompos untuk pupuk tanaman,” ajak Dedy.

Cara Menjadi Nasabah Bank Sampah Bengkulu:

  • Pilah dari Rumah: Pisahkan sampah organik (sisa makanan) dan anorganik (plastik, botol, kaleng, kardus).
  • Bersihkan Sampah Anorganik: Pastikan botol atau wadah plastik dalam keadaan kosong dan kering.
  • Setorkan ke Unit Terdekat: Kunjungi kantor kelurahan atau titik unit Bank Sampah di wilayah Anda.
  • Bawa Buku Tabungan: Terima hasil timbangan yang akan dikonversi menjadi saldo tabungan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital

22 Maret 2026 - 18:54 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Trending di Headline