BENGKULU – Suasana khidmat subuh di Jalan Iskandar, Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu, berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Sabtu (27/12/2025). Seorang pemuda bernama Muhammad Raden Calvin ditemukan tidak bernyawa di kediamannya dalam sebuah peristiwa yang menyisakan duka mendalam.
Kejadian ini terasa kian memilukan bagi pihak keluarga karena korban menghembuskan napas terakhir tepat pada hari peringatan ulang tahunnya yang ke-20.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh sepupu korban saat hendak menunaikan salat subuh. Ketika menuju kamar mandi, saksi dikejutkan dengan sosok korban yang sudah dalam posisi tidak bergerak. Dalam kondisi panik, pihak keluarga dibantu warga sekitar segera berupaya memberikan pertolongan pertama.
Ketua RT 13 Kelurahan Tengah Padang, Heryanti Murti, mengonfirmasi bahwa dirinya langsung dihubungi oleh ibu korban sesaat setelah penemuan tersebut.
“Saat saya tiba di lokasi, korban sudah dipindahkan ke ruang tengah. Kondisi tubuhnya saat itu terasa masih hangat,” jelas Heryanti.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk memastikan kondisinya secara medis. Namun, tim dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Pihak kepolisian dari Polresta Bengkulu segera turun ke lokasi untuk melakukan:
- Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Inafis.
- Pengumpulan keterangan dari pihak keluarga dan saksi-saksi di lingkungan sekitar.
- Identifikasi awal guna menyusun kronologi pasti kejadian.
Meskipun penyebab kematian masih didalami, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah rencananya akan segera dimakamkan di pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah duka.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan fakta-fakta di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi sebelum ada keterangan resmi lebih lanjut.
Kepergian Muhammad Raden Calvin meninggalkan kesan mendalam bagi warga setempat, yang mengenal sosoknya sebagai pemuda yang santun dengan masa depan yang sebenarnya masih membentang luas.
(ABD)












