REJANG LEBONG, FAKTABENGKULU.COM – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur lintas Curup–Lubuklinggau. Sebuah truk tronton bermuatan gas LPG diduga mengalami rem blong hingga menghantam satu unit mobil pick up dan merusak rumah warga di Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang, pada Minggu (8/3/2026) pagi.
Meski benturan cukup keras hingga menyebabkan kendaraan terperosok, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Namun, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Kronologi Kejadian: Rem Bermasalah di Jalan Menurun
Kecelakaan bermula saat truk Hino Tronton bernomor polisi BD 8622 DU yang dikemudikan oleh Apri Hidayat (35) melaju dari arah Lubuklinggau menuju Kota Bengkulu. Saat memasuki kawasan Desa Suban Ayam yang dikenal dengan medan jalan menurun dan menikung, truk bermuatan penuh gas LPG tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Kondisi cuaca yang sedang gerimis membuat aspal licin, menambah tingkat kesulitan bagi pengemudi. Dalam upaya menghindari kecelakaan yang lebih fatal, sopir truk membanting setir ke arah kanan.
Nahas, dari arah berlawanan muncul mobil Mitsubishi pick up putih dengan nomor polisi BD 9397 KG yang dikemudikan Eko Budi Utomo (31). Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terelakkan. Truk kemudian menyeret mobil pick up hingga keduanya terperosok ke pinggir jalan dan menghantam bagian rumah warga setempat.
Daftar Korban Luka: Dua Anak-Anak Jadi Korban
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke RS Annisa Curup.
“Total ada lima korban luka ringan. Semuanya sudah mendapatkan penanganan medis,” ujar Hasan.
Berikut adalah data korban dalam insiden tersebut:
- Apri Hidayat (35): Sopir truk LPG (Warga Bengkulu Utara), luka pada kedua kaki.
- Sumardi (48): Penumpang truk (Warga Kota Bengkulu), luka pada tangan dan kaki.
- Eko Budi Utomo (31): Sopir pick up (Warga Suban Ayam), luka pada tangan dan kaki.
- Ghanim Alkhalik (6): Penumpang pick up, luka di kening dan bibir.
- Ghafa Khair Afarih (4): Penumpang pick up, mengalami benjolan di kepala.
Hingga berita ini diturunkan, bangkai truk LPG masih berada di lokasi kejadian. Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan area untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat truk tersebut membawa muatan gas yang sangat mudah terbakar.
“Proses evakuasi truk masih menunggu teknisi dari pihak perusahaan. Hal ini penting karena kendaraan dalam kondisi bermuatan penuh gas LPG, sehingga butuh penanganan khusus agar tetap aman,” tambah AKP M Hasan Basri.
Pihak kepolisian juga menghimbau kepada pengguna jalan yang melintasi jalur Curup–Lubuklinggau untuk selalu mengecek kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, mengingat medan jalan yang cukup ekstrem di wilayah tersebut.
(ABD)













