KEPAHIANG – Proyek besar revitalisasi Terminal Kepahiang di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat (26/12/2025), pengerjaan di lapangan masih berlangsung intensif untuk mengubah fasilitas transportasi ini menjadi lebih modern dan tertata.
Berdasarkan pantauan terkini, wajah Terminal Kepahiang mulai berubah total. Area yang dulunya dipenuhi bangunan warung dan lapak-lapak pedagang, kini telah rata dan berganti dengan hamparan aspal hotmix yang luas. Sebagian besar area terminal sudah selesai diaspal, menyisakan sebagian kecil lahan di sisi yang berbatasan dengan Taman Santoso. Para pekerja dan alat berat masih disiagakan untuk meratakan tanah guna proses penyelesaian pengaspalan.
Pemerintah Kabupaten Kepahiang mengalokasikan dana secara bertahap untuk menuntaskan proyek ini. Wakil Bupati Kepahiang, Abdul Hafizh, menjelaskan rincian pendanaannya:
- Tahun 2025: Dialokasikan sebesar Rp2 miliar.
- Tahun 2026: Telah disiapkan anggaran tambahan sebesar Rp5 miliar.
“Total anggaran yang dikucurkan sejauh ini mencapai Rp7 miliar. Meski idealnya kebutuhan untuk revitalisasi total terminal dan Taman Santoso mencapai Rp18 miliar, kami melakukannya secara bertahap,” ujar Abdul Hafizh.
Terminal Tipe C yang dikelola oleh pemerintah kabupaten ini tidak hanya akan diperbaiki permukaannya saja. Fokus pembangunan selanjutnya meliputi:
- Fasilitas Penumpang: Pembangunan loket resmi serta area khusus naik-turun penumpang.
- Integrasi Kawasan: Taman Santoso yang berada tepat di sebelah terminal akan direvitalisasi menjadi alun-alun kota sebagai ruang publik bagi warga.
- Fungsi Logistik: Selain melayani penumpang, terminal ini nantinya difungsikan sebagai lokasi bongkar muat barang dalam skala tertentu.
Dengan transformasi ini, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berharap Terminal Kepahiang dan Taman Santoso dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial yang lebih representatif bagi masyarakat.
(ABD)












