KOTA BENGKULU, faktabengkulu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 15 Kampung KB di wilayah Kota Bengkulu aktif menjalankan berbagai program strategis untuk menciptakan ketahanan keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, Dra. Rosminiarty, menyatakan bahwa kehadiran Kampung KB bukan sekadar label wilayah, melainkan episentrum pembangunan dari tingkat bawah.
Keaktifan 15 Kampung KB ini tidak lepas dari peran militan para kader di lapangan. Partisipasi masyarakat diperkuat melalui sinergi berbagai kelompok kerja, di antaranya:
- PPKBD dan Sub-PPKBD: Sebagai ujung tombak koordinasi program KB.
- Bina Keluarga (BKB, BKR, BKL): Fokus pada pembinaan balita, remaja, hingga lansia.
- UPPKS: Mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui kelompok usaha mikro.
“Kami ingin Kampung KB benar-benar menjadi wadah di mana kualitas hidup masyarakat ditingkatkan secara merata, mulai dari kesehatan hingga ekonomi,” ujar Rosminiarty pada Rabu (18/2/2026).
Meski menunjukkan progres positif, Rosminiarty tidak menampik adanya tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan variasi tingkat partisipasi warga antar wilayah. Namun, Pemkot Bengkulu telah menyiapkan langkah konkret untuk masa depan.
Beberapa fokus utama program ke depan meliputi:
- Penurunan Angka Stunting: Intervensi langsung pada gizi keluarga.
- Kesehatan Reproduksi: Edukasi menyeluruh bagi pasangan usia subur.
- Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Memaksimalkan potensi lokal melalui kelompok usaha.
- Perlindungan Anak: Memastikan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Dengan penguatan pada sektor-sektor krusial tersebut, Pemkot Bengkulu optimis target keluarga berkualitas dapat tercapai. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dalam mengelola potensi di wilayahnya masing-masing.
“Harapannya, semangat di 15 Kampung KB ini bisa menular ke wilayah lain, sehingga visi pembangunan keluarga di Kota Bengkulu dapat terwujud secara komprehensif,” pungkasnya.
(ABD)










