Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Ekonomi

Pemkot Bengkulu Revitalisasi Pantai Panjang untuk Tingkatkan Wisata dan Infrastruktur

badge-check


pantai panjang Perbesar

pantai panjang

FAKTABENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu akan melakukan pemasangan lampu penerangan jalan di sepanjang kawasan Pantai Panjang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk mempercantik kawasan wisata dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Hendri Kurniawan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, menyatakan bahwa pemasangan lampu jalan dijadwalkan mulai pada 20 April 2025. Proyek ini dilaksanakan setelah penyerahan aset Pantai Panjang ke Pemkot Bengkulu. “Wali Kota Bengkulu meminta kami untuk memastikan Pantai Panjang terang dan lebih aman bagi masyarakat,” ujarnya pada Sabtu (12/04/2025).

Lampu penerangan akan meningkatkan keamanan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung pada malam hari. Pemkot Bengkulu ingin menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik bagi warga sekaligus menjawab keluhan terkait kondisi gelap di kawasan tersebut.

Penataan Kawasan Pantai dan Penertiban Bangunan

Selain memasang penerangan jalan, Pemkot Bengkulu akan menertibkan bangunan liar di sepanjang Pantai Panjang hingga Pantai Jakat. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan bahwa bangunan semi permanen sering menghalangi pemandangan pantai. “Kami ingin menjaga estetika pantai, tetapi tetap menggunakan pendekatan yang humanis untuk penertiban,” jelas Dedy.

Pemkot Bengkulu melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah mulai mendata bangunan liar. Kawasan pantai yang menjadi fokus antara lain Pantai Pasir Putih, Pantai Panjang, Pantai Berkas, dan Pantai Jakat. Bangunan semi permanen yang digunakan pedagang akan diatur agar tidak mengganggu tata ruang kawasan wisata.

Revitalisasi Pantai sebagai Prioritas RPJMD

Pantai Panjang dan Pantai Jakat merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang menjadikan pariwisata sebagai ujung tombak pembangunan. Pemkot Bengkulu optimis bahwa revitalisasi kawasan pantai akan selesai sebelum akhir 2025.

Program ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Bengkulu. Penataan pantai dilakukan secara bertahap untuk memastikan kawasan wisata menjadi lebih indah dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital

22 Maret 2026 - 18:54 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Trending di Headline