Menu

Mode Gelap
Skandal Korupsi Pasar Panorama: Eks Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Mantan Kadis 5 Tahun! Menuju Bengkulu Maju 2027: Gubernur Helmi Hasan Bidik Akselerasi Infrastruktur dan Hilirisasi Industri Akhir Pelarian Buronan 4 Tahun! Tim Tabur Kejati Bengkulu Ringkus Terpidana Kasus Galian C Ilegal Tanggap Darurat! Gubernur Bengkulu Guyur Bantuan Rp102 Juta untuk Korban Banjir Bandang Lebong Waspada Ancaman Megathrust! Bengkulu Jadi Pusat Latihan Gabungan Nasional Penanggulangan Bencana 2026 Bukan Sekadar Angka: Warga Kota Bengkulu Kini Lebih Berani Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan

Headline

Mukomuko Butuh 41 Dapur Makan Bergizi Gratis, Saat Ini Baru Tersedia 7 Unit

badge-check


Mukomuko Butuh 41 Dapur Makan Bergizi Gratis, Saat Ini Baru Tersedia 7 Unit Perbesar

MUKOMUKO, FAKTABENGKULU.COM – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mukomuko masih menghadapi tantangan besar dalam hal infrastruktur pendukung. Hingga Februari 2026, tercatat baru ada 7 unit dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, padahal kebutuhan ideal untuk melayani puluhan ribu penerima manfaat mencapai 41 unit.

Kesenjangan jumlah fasilitas ini membuat jangkauan program belum mampu menyentuh seluruh sasaran secara merata di wilayah “Kapuang Sakti Rantau Batuah” tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandi Utria Dharma, S.TP., M.Ec.Dev, merincikan bahwa 7 unit dapur yang telah aktif saat ini tersebar di enam kecamatan, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kecamatan Kota Mukomuko: 2 Unit (Termasuk SPPG Polri di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari).
  • Kecamatan Teramang Jaya: 1 Unit.
  • Kecamatan Penarik: 1 Unit.
  • Kecamatan XIV Koto: 1 Unit.
  • Kecamatan Air Manjuto: 1 Unit.
  • Kecamatan Pondok Suguh: 1 Unit.

“Saat ini ada 7 unit dapur SPPG yang aktif. Dua di antaranya dikelola oleh Polri melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, sementara lima lainnya merupakan mitra langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN). Semuanya berstatus dapur aglomerasi atau dapur kapasitas besar,” jelas Elxandi, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan data dari Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Mukomuko, terdapat 20.094 jiwa yang terdaftar sebagai penerima manfaat. Kategori penerima ini mencakup kelompok prioritas seperti:

  • Pelajar sekolah.
  • Ibu hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Balita.

Dengan target 41 unit dapur, Mukomuko masih kekurangan 34 unit lagi agar distribusi makanan bergizi bisa dilakukan secara maksimal dan tepat waktu.

“Kami masih menunggu operasional dapur dari yayasan-yayasan yang sudah mengantongi SK kemitraan. Tambahan unit ini sangat krusial agar tidak ada ketimpangan layanan antar wilayah,” tambah Elxandi.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap percepatan penambahan dapur MBG ini segera terealisasi. Kehadiran dapur-dapur baru ini bukan sekadar soal fisik bangunan, melainkan instrumen penting untuk mendorong kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda di Mukomuko.

Melalui pemerataan akses gizi, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan dan produktivitas masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, dapat terjaga dengan baik.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Skandal Korupsi Pasar Panorama: Eks Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Mantan Kadis 5 Tahun!

10 April 2026 - 19:24 WIB

Menuju Bengkulu Maju 2027: Gubernur Helmi Hasan Bidik Akselerasi Infrastruktur dan Hilirisasi Industri

10 April 2026 - 19:21 WIB

Akhir Pelarian Buronan 4 Tahun! Tim Tabur Kejati Bengkulu Ringkus Terpidana Kasus Galian C Ilegal

10 April 2026 - 19:18 WIB

Tanggap Darurat! Gubernur Bengkulu Guyur Bantuan Rp102 Juta untuk Korban Banjir Bandang Lebong

9 April 2026 - 19:18 WIB

Waspada Ancaman Megathrust! Bengkulu Jadi Pusat Latihan Gabungan Nasional Penanggulangan Bencana 2026

9 April 2026 - 19:15 WIB

Trending di Headline