Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Miris! Baru Sebulan Dipasang, Lampu Hias Jembatan Kualo Bengkulu Mulai Raib Dicuri

badge-check


Miris! Baru Sebulan Dipasang, Lampu Hias Jembatan Kualo Bengkulu Mulai Raib Dicuri Perbesar

KOTA BENGKULU, faktabengkulu.com – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam mempercantik wajah kota melalui program “Bengkulu Ku Terang” kini menemui tantangan serius. Meski baru sebulan memperindah kawasan ikonik Jembatan Kualo, sejumlah fasilitas lampu hias LED yang melilit tiang utama dilaporkan mulai raib dari tempatnya.

Pantauan di lapangan pada Minggu, 25 Januari 2026, pemandangan kontras terlihat di sepanjang jembatan yang menghubungkan area Pasar Bengkulu menuju Pantai Panjang ini. Dari sekian banyak tiang yang seharusnya bercahaya estetis, kini hanya tersisa beberapa tiang saja yang lampunya masih utuh. Sisanya? Hanya menyisakan bekas pemasangan yang kosong.

Padahal, pemasangan lampu di Jembatan Kualo ini merupakan bagian dari proyek strategis Pemkot untuk mendukung program Wonderful Bengkulu. Tujuannya jelas: menciptakan suasana terang benderang demi menekan angka kriminalitas sekaligus mendongkrak daya tarik wisata malam di pesisir pantai.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, sebelumnya menegaskan bahwa tahun ini Pemkot menargetkan pemasangan 1.250 unit lampu jalan, termasuk 475 unit lampu baru dengan daya 60 watt.

“Langkah ini adalah bagian dari pemerataan penerangan di titik strategis. Kami ingin memastikan warga merasa aman dan nyaman saat melintasi kawasan wisata,” ujar Hendri dalam keterangannya.

Tidak main-main, Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan anggaran fantastis mencapai Rp1,8 miliar untuk pengadaan lampu jalan berteknologi tinggi di tahun 2025. Alokasi ini diharapkan mampu menghidupkan aktivitas ekonomi malam hari, khususnya bagi pedagang di sekitar Pasar Bengkulu dan pelaku usaha pariwisata.

Pj Walikota Bengkulu pun sempat menyampaikan bahwa estetika Jembatan Kualo adalah kunci untuk menghidupkan kembali gairah wisata dari Pantai Panjang hingga Pantai Kualo. Namun, aksi tangan jahil yang menghilangkan lampu-lampu LED tersebut kini mencederai upaya pembangunan infrastruktur tersebut.

Hilangnya komponen lampu hias dalam waktu singkat ini memicu keprihatinan masyarakat. Pembangunan yang menelan biaya besar dari pajak rakyat seharusnya dijaga bersama, bukan justru dirusak atau dijarah.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya pengawasan lebih ketat atau tindakan tegas terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab, agar visi “Bengkulu Ku Terang” tidak hanya sekadar slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya secara jangka panjang.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi