Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemkot Bengkulu Perkuat Konvergensi Kebijakan Nasional

badge-check

Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemkot Bengkulu Perkuat Konvergensi Kebijakan NasionalPerbesar

FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia kini memasuki fase krusial pada tahun 2026, yang berfokus pada penguatan dan keberlanjutan pasca target 2024–2025. Pemerintah pusat mengkonsolidasikan capaian serta meningkatkan kualitas intervensi berbasis data yang merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

​Di wilayah regional Sumatera, tantangan konvergensi lintas sektor dan variasi kapasitas daerah dijawab melalui Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera Tahun 2026. Forum strategis hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) ini digelar secara hybrid untuk menyatukan langkah jajaran pusat hingga kabupaten/kota.

​Komitmen Nyata Pemerintah Kota Bengkulu

​Sebagai bagian dari komitmen regional, Pemerintah Kota Bengkulu turut aktif mengikuti jalannya rapat koordinasi secara daring dari Monitoring Center, Diskominfo, pada Kamis (27/8/2026). Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu hadir didampingi Kepala Dinas DP3AP2KB Rosminiarty, Kadinkes Nelli Hartati, Kadis Kominfo, serta jajaran OPD terkait.

​Dalam kesempatan tersebut, Ronny PL Tobing menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen penuh menekan angka stunting demi mewujudkan target wilayah yang bersih dari stunting di tanah Bumi Merah Putih.

​”Ya, hari ini ada zoom meeting dengan Pemerintah Pusat bahwasanya terkait stunting ini se-Indonesia dan kita Bengkulu, mohon doanya agar supaya anak-anak yang risiko stunting itu tertangani, menurun ataupun bisa habis,” ujar Ronny PL Tobing.

​Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bumi Merah Putih untuk terus mengawal dan mendukung program pemulihan serta pencegahan yang digulirkan pemerintah daerah.

​”Jadi mohon doanya agar supaya tetap Pemerintah Kota Bengkulu semangat untuk melakukan penanganan ataupun penindakan anak-anak yang memang risiko stunting-nya itu ada, begitu. Tapi mohon doanya mudah-mudahan tahun ini kita bisa menurun, dan target kita zero stunting,” pungkasnya.

​Fokus pembahasan nasional tahun ini sendiri mencakup intervensi prioritas bagi remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita 0–59 bulan, advokasi Insentif Fiskal Tahun 2026, integrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga perumusan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terukur bagi seluruh daerah di Bumi Merah Putih.

​(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jembatan Baru di Bumi Merah Putih Tuntas 100 Persen: Solusi Bebas Banjir dan Angkat Sejarah “Air Pecah Pinggan”

29 Okt 2026 - 22:54 WIB

Jembatan Baru di Bumi Merah Putih Tuntas 100 Persen: Solusi Bebas Banjir dan Angkat Sejarah “Air Pecah Pinggan”

Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Upacara Hari Pahlawan ke-81, Pastikan Seluruh Rangkaian Berjalan Khidmat

29 Okt 2026 - 22:49 WIB

Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Upacara Hari Pahlawan ke-81, Pastikan Seluruh Rangkaian Berjalan Khidmat

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Bengkulu Genjot Kualitas PAUD HI Demi Generasi Emas  

29 Okt 2026 - 19:23 WIB

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Bengkulu Genjot Kualitas PAUD HI Demi Generasi Emas   

Semangat Sumpah Pemuda ke-98 di Bumi Merah Putih: Gen Z Dituntut Punya Empati dan Mental Baja

28 Okt 2026 - 19:25 WIB

Semangat Sumpah Pemuda ke-98 di Bumi Merah Putih: Gen Z Dituntut Punya Empati dan Mental Baja

SEMANGAT SUMPAH PEMUDA KE-98: Siswa MIN 7 Seluma Kobarkan Nasionalisme dan Rawat Persatuan Sejak Dini

28 Okt 2026 - 19:12 WIB

SEMANGAT SUMPAH PEMUDA KE-98: Siswa MIN 7 Seluma Kobarkan Nasionalisme dan Rawat Persatuan Sejak Dini
Trending di Headline