KOTA BENGKULU – Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus dikebut. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bengkulu, sebanyak 18.711 penerima manfaat yang masuk dalam kategori 3B dipastikan akan menerima distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai Kamis, 8 Januari 2026.
Kategori 3B tersebut mencakup kelompok prioritas yakni Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD. Langkah ini merupakan bagian dari keberlanjutan program strategis nasional untuk memastikan asupan gizi yang merata di Bumi Rafflesia.
Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, Gloria EM Situmorang, menegaskan bahwa persiapan distribusi telah matang dan akan dilakukan secara serentak.
“Kami pastikan penyaluran menu MBG untuk kategori 3B di Bengkulu kembali berjalan dan disalurkan serentak mulai besok (8/1/2026),” ujar Gloria dalam keterangannya di Kota Bengkulu, Rabu (7/1).
Berdasarkan data yang dikoordinasikan dengan BKKBN Provinsi Bengkulu, berikut adalah rincian target penerima manfaat :
- Balita Non-PAUD: 13.424 penerima
- Ibu Menyusui: 3.609 penerima
- Ibu Hamil: 1.678 penerima
Program ini didukung oleh 68 titik SPPG yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, sehingga jangkauan distribusi diharapkan bisa lebih cepat dan tepat sasaran.
Tidak hanya sekadar memberikan makanan, pemerintah juga memperhatikan kualitas dan ketepatan distribusi. Sebanyak 1.182 kader diterjunkan ke lapangan sebagai tenaga pengantar sekaligus verifikator data di tingkat akar rumput.
“Peran kader sangat krusial. Mereka adalah ujung tombak yang memastikan menu gizi ini sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan, sembari menjaga akurasi data di lapangan,” tambah Gloria.
Selain kelompok 3B, SPPG Bengkulu juga tetap menjalankan mandat rutin berupa penyaluran makan bergizi bagi pelajar dari tingkat PAUD hingga SMA.
Program Makan Bergizi Gratis ini bukan proyek kecil. Berdasarkan catatan Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, sepanjang tahun 2025 saja, belanja negara untuk program ini di Bengkulu telah mencapai Rp88 miliar.
Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardhana, menyebutkan bahwa ekosistem MBG juga menggerakkan ekonomi lokal. Terdapat 448 vendor atau supplier bahan pangan lokal yang terlibat untuk melayani total 216.224 penerima program secara keseluruhan di Provinsi Bengkulu.
Data Sebaran Penerima Terbanyak:
- Kota Bengkulu: 79.339 orang
- Bengkulu Utara: 41.603 orang
- Rejang Lebong: 19.633 orang
Dengan berlanjutnya program ini di tahun 2026, diharapkan angka kesehatan ibu dan anak di Bengkulu terus meningkat dan mampu mencetak generasi emas di masa depan.
(ABD)









