FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat langkah strategis demi menjaga stabilitas ekonomi serta daya beli masyarakat di wilayah Bumi Merah Putih. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pentingnya memperkuat sinergi serta menerapkan strategi 4K secara konsisten untuk menekan laju inflasi. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan pihak terkait di Kota Bengkulu pada Selasa (22/9/2026).
Menurut Dedy, kunci utama keberhasilan penanganan inflasi terletak pada empat pilar utama atau yang dikenal dengan strategi 4K:
- Keterjangkauan Harga: Menjadi pilar pertama yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Walikota menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat diimbangi dengan harga yang terjangkau agar tercipta keseimbangan ekonomi.
- Ketersediaan Pasokan: Pilar kedua mewajibkan stok barang di pasar harus selalu dipastikan aman guna mencegah potensi kelangkaan.
- Kelancaran Distribusi: Pilar ketiga yang sangat krusial, di mana respons cepat terhadap kendala logistik seperti distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat mempengaruhi stabilitas pasar serta psikologis konsumen agar terhindar dari panic buying.
- Komunikasi yang Efektif: Pilar keempat yang menuntut seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Bulog, hingga Badan Pusat Statistik (BPS), untuk saling berbagi data dan memberikan peringatan dini (early warning) apabila ada tren kenaikan inflasi.
Melalui integrasi strategi 4K dan percepatan digitalisasi, Pemerintah Kota Bengkulu optimis dapat menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap positif sekaligus melindungi daya beli masyarakat Bumi Merah Putih dari ancaman gejolak harga.
(ABD)

















