Menu

Mode Gelap
Gubernur Helmi Hasan Instruksikan Kades ‘Jemput Bola’ Pantau Warga Miskin: Jangan Tunggu Laporan! Kerumunan Pasar Minggu Bakal Lebih Rapi, Pemkot Bengkulu Matangkan Sistem One Way dan Pangkas Titik Rawan Cegah Geng Motor, Pemkot Bengkulu Berlakukan Jam Malam Pelajar: Keluyuran di Atas Jam 9 Malam Akan Ditertibkan! Mau Jualan Takjil di Bengkulu? Ini Aturan Main dari Pemkot Agar Tak Kena Tertib Satpol PP Komitmen Helmi-Mian: Jalan Nanjungan–Kembang Sri Segera Mulus, Anggaran Rp12,4 Miliar Dikucurkan Gubernur Helmi Berikan Modal Untuk Petani, Tokoh Pemuda : Gubernur Pertama Yang Berani Melakukan Sepanjang Sejarah Bengkulu

Headline

Gubernur Helmi Hasan Instruksikan Kades ‘Jemput Bola’ Pantau Warga Miskin: Jangan Tunggu Laporan!

badge-check


					Gubernur Helmi Hasan Instruksikan Kades ‘Jemput Bola’ Pantau Warga Miskin: Jangan Tunggu Laporan! Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Kepala Desa (Kades) di Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat di wilayah masing-masing. Helmi menekankan agar para pemimpin desa tidak hanya duduk di belakang meja, melainkan aktif turun ke lapangan untuk mendata warga yang membutuhkan bantuan.

“Coba nanti, Kades data lagi. Jika ada warga yang masih butuh bantuan akan dibantu kembali,” tegas Gubernur Helmi. Sabtu (21/2/2026).

Hadirkan Keadilan Sosial Hingga Pelosok

Menurut Gubernur, banyak keluarga di pelosok desa yang sebenarnya memikul beban ekonomi berat namun enggan atau malu untuk melapor secara terbuka. Oleh karena itu, prinsip “jemput bola” menjadi sangat krusial agar program pemerintah tepat sasaran.

Kehadiran pemerintah, lanjutnya, harus dirasakan secara nyata hingga ke rumah-rumah sederhana di wilayah terpencil. Hal ini diwujudkan melalui sinergi berbagai program strategis, di antaranya:

  • Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
  • Penyaluran Sembako bagi keluarga kurang mampu.
  • Santunan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional).
  • Beasiswa Pendidikan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga miskin.

Terang di Desa: 2.024 Sambungan Listrik Gratis

Selain bantuan fisik rumah, Pemprov Bengkulu juga terus mengakselerasi program Listrik Gratis. Pada tahun 2026 ini, target sasaran mencapai 2.024 rumah tangga miskin di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Di Kabupaten Kaur sendiri, tercatat sebanyak 79 keluarga telah merasakan manfaat dari program ini. Salah satu kisah haru datang dari Sinto Wiryo, warga Desa Air Jelatang, Kecamatan Maje.

Sinto, yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit stroke, tinggal bersama tiga anaknya di sebuah rumah sederhana di belakang surau. Berkat atensi pemerintah, rumahnya yang semula tidak layak kini mulai direhabilitasi.

“Terima kasih, mungkin ini yang bisa kami ucapkan. Terima kasih sekali lagi Bapak Gubernur sudah bantu keluarga kami,” ungkap Sinto dengan nada penuh syukur.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Helmi Hasan juga menitipkan pesan penyemangat bagi anak-anak muda Bengkulu yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ia meminta mereka tidak patah arang dalam mengejar pendidikan tinggi.

“Pemerintah memiliki program beasiswa bagi mereka yang mau bersungguh-sungguh mengejar cita-cita. Kemiskinan tidak boleh menjadi penghalang untuk sukses,” pungkasnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerumunan Pasar Minggu Bakal Lebih Rapi, Pemkot Bengkulu Matangkan Sistem One Way dan Pangkas Titik Rawan

21 Februari 2026 - 20:12 WIB

Cegah Geng Motor, Pemkot Bengkulu Berlakukan Jam Malam Pelajar: Keluyuran di Atas Jam 9 Malam Akan Ditertibkan!

21 Februari 2026 - 20:10 WIB

Mau Jualan Takjil di Bengkulu? Ini Aturan Main dari Pemkot Agar Tak Kena Tertib Satpol PP

20 Februari 2026 - 19:26 WIB

Komitmen Helmi-Mian: Jalan Nanjungan–Kembang Sri Segera Mulus, Anggaran Rp12,4 Miliar Dikucurkan

20 Februari 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Helmi Berikan Modal Untuk Petani, Tokoh Pemuda : Gubernur Pertama Yang Berani Melakukan Sepanjang Sejarah Bengkulu

20 Februari 2026 - 19:14 WIB

Trending di Ekonomi