BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara resmi memimpin rapat evaluasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Agenda yang berlangsung di Aula Merah Putih pada Senin (29/12/2025) ini bertujuan untuk meninjau capaian tahun 2025 sekaligus mematangkan strategi kebijakan untuk tahun 2026.
Dalam arahannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja jajarannya sepanjang tahun 2025. Ia menilai realisasi program, baik yang bersumber dari APBD maupun dana pusat, telah berjalan sesuai progres yang diharapkan.
Meski demikian, Gubernur memberikan catatan khusus pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, peningkatan kualitas SDM aparatur masih memerlukan penyempurnaan secara bertahap demi pelayanan publik yang lebih optimal.
Menyambut tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen menjalankan instruksi Kementerian Dalam Negeri mengenai efisiensi anggaran. Langkah-langkah yang akan diambil antara lain:
- Audit Program: Melakukan penyisiran terhadap program-program yang sudah disepakati namun dinilai tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
- Realokasi Anggaran: Mengalihkan hasil efisiensi tersebut ke sektor-sektor prioritas yang menjadi kebutuhan utama rakyat.
- Sektor Prioritas: Fokus utama pembangunan tahun 2026 akan diarahkan sepenuhnya pada penguatan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
“Anggaran yang tidak langsung dirasakan rakyat akan kita pangkas dan dialihkan untuk hal-hal yang lebih mendesak, seperti perbaikan jalan, layanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan,” tegas Helmi Hasan.
Melalui evaluasi ini, Pemprov Bengkulu berharap postur anggaran tahun 2026 dapat bekerja lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
(ABD)












