Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

DPRD Bengkulu Apresiasi Tiga Calon Sekda Terbaik, Tekankan Pentingnya Jaringan Pemerintah Pusat

badge-check


DPRD Bengkulu Apresiasi Tiga Calon Sekda Terbaik, Tekankan Pentingnya Jaringan Pemerintah Pusat Perbesar

BENGKULU — Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menyampaikan apresiasi terhadap hasil seleksi tiga besar calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Pengumuman ini merupakan tahap akhir dari Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya tahun 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

​Tiga nama pejabat yang berhasil lolos dengan nilai terbaik adalah Aulia Sofyan, Hadianto, dan Herwan Antoni.

Dalam wawancaranya di Balai Raya Semarak, Teuku Zulkarnain menekankan bahwa jabatan Sekda Provinsi, sebagai pejabat eselon I, memiliki peran vital sebagai ujung tombak pemerintahan.

​Menurutnya, Kepala Daerah berperan dalam menetapkan kebijakan, sementara Sekda bertanggung jawab untuk menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program-program konkret.

​”Jika Sekda nya lemah, lemah juga pemerintahan ini,” tegas Teuku.

​Selain peran internal, Teuku menyoroti bahwa posisi Sekda memiliki keterkaitan erat dengan Pemerintah Pusat. Ia berharap Sekda terpilih nantinya memiliki jaringan yang kuat ke pusat, mengingat kewenangan dalam jabatan eselon I sudah bercampur antara kepala daerah dan Pemerintah Pusat.

Teuku juga mengapresiasi proses seleksi yang melibatkan aparat penegak hukum sebagai bentuk pengawasan. Keterlibatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon yang lolos adalah sosok yang “clean” (bersih) dan tidak memiliki “warning” atau catatan risiko hukum di masa depan.

​”Untuk 3 nama yang lolos ini, memang benar-benar pejabat yang clean. Hal ini yang diwarning oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya.

​Dengan demikian, tiga nama yang ditetapkan sebagai peserta terbaik dinilai merupakan pejabat yang memenuhi standar kebersihan yang disyaratkan oleh Pemerintah Pusat, berbeda dengan seleksi eselon II di mana kewenangan Kepala Daerah masih lebih dominan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi