Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Dongkrak Kepercayaan Publik, Dinkes Mukomuko Prioritaskan Revitalisasi Layanan RSUD di 2026

badge-check


Dongkrak Kepercayaan Publik, Dinkes Mukomuko Prioritaskan Revitalisasi Layanan RSUD di 2026 Perbesar

MUKOMUKO, FaktaBengkulu.com – Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tancap gas dalam membenahi sektor pelayanan publik. Fokus utamanya tidak main-main, yakni melakukan optimalisasi besar-besaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajad Sudrajat, SKM, menegaskan bahwa pembenahan RSUD menjadi rapor merah yang ingin segera dihijaukan. Menurutnya, RSUD Mukomuko merupakan ujung tombak rujukan kesehatan bagi warga “Kapuang Sati Ratau Batuah,” sehingga kualitasnya harus dipastikan prima.

“Tahun 2026 ini, kami berkomitmen penuh mendukung program Bapak Bupati untuk mengoptimalkan layanan kesehatan. Target besar kami adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada RSUD Mukomuko. Kami ingin warga merasa tenang dan terlayani dengan baik di rumah sakit sendiri,” ujar Jajad saat dikonfirmasi, Jumat (16/1).

Jajad menyadari bahwa tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas terus meningkat. Oleh karena itu, Dinkes Mukomuko telah memetakan beberapa indikator kunci yang akan segera dipenuhi untuk mendongkrak performa rumah sakit.

Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian antara lain:

  • Peningkatan Layanan Dokter Spesialis: Memastikan ketersediaan dan ketepatan waktu pelayanan dokter ahli.
  • Percepatan Alur Pelayanan: Memangkas birokrasi dan waktu tunggu pasien agar lebih efisien.
  • Modernisasi Fasilitas: Pemenuhan alat kesehatan dan sarana prasarana pendukung operasional rumah sakit.

“Agar rumah sakit bisa bergerak optimal, kami akan support apa yang menjadi kebutuhan mendesak mereka. Mulai dari indikator layanan spesialis hingga percepatan layanan operasional. Semua harus lebih responsif,” tambahnya.

Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya menjadi perbaikan jangka pendek, tetapi mampu menciptakan sistem kesehatan yang lebih tangguh di Kabupaten Mukomuko. Dinkes berharap, dengan fasilitas yang mumpuni dan tenaga medis yang sigap, RSUD Mukomuko dapat menjadi pilihan utama masyarakat tanpa harus jauh-jauh mencari pengobatan ke luar daerah.

“Optimalisasi ini adalah ikhtiar kita menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang efektif dan responsif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” pungkas Jajad.

Langkah berani Dinkes Mukomuko ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini mendambakan perbaikan layanan di fasilitas kesehatan plat merah tersebut.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi