Bengkulu – Acara Glow Run Night yang diselenggarakan oleh Polresta Bengkulu bekerja sama dengan RBTV pada Sabtu malam, 29 November 2025, berlangsung dengan sangat meriah dan mencatat kesuksesan besar dengan partisipasi 1.031 peserta.
Meskipun demikian, kemeriahan acara tersebut diwarnai insiden protes dari sejumlah peserta terkait perlengkapan racepack. Menanggapi keluhan ini, pihak Polresta Bengkulu langsung mengambil tindakan cepat dengan memanggil vendor penyelenggara event.
Setelah mendalami masalah tersebut, diketahui bahwa kelalaian bersumber dari pihak vendor event, Deddy Achyar yang berdomisili di Kebun Tebeng.
Terkait protes yang timbul, Deddy Achyar menyampaikan pernyataan permintaan maaf atas keteledoran yang terjadi.
Berikut adalah poin-poin utama dari pernyataan Deddy Achyar:
- Pengakuan Tanggung Jawab: Deddy Achyar, selaku vendor yang bertanggung jawab memproduksi isi racepack, termasuk glow jersey dan medali, menyatakan telah terjadi kelalaian murni dari pihaknya.
- Keterlambatan Produksi: Vendor gagal menyelesaikan seluruh proses produksi sesuai dengan jadwal yang disanggupi, yakni tanggal 22 November.
- Ketidaksesuaian Medali: Khusus untuk medali, hasil pengerjaan tidak sesuai dengan desain dan standar yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
- Permintaan Maaf: Deddy menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada Panitia Glow Run Night, Polresta Bengkulu, RBTV, serta seluruh peserta yang terdampak.
- Komitmen Perbaikan: Vendor berkomitmen untuk segera memperbaiki kekurangan dan memastikan penyelesaian seluruh item sesuai standar, serta siap bertanggung jawab atas konsekuensi yang timbul akibat kelalaian ini.
Polresta Bengkulu akan terus memantau proses perbaikan dan penyelesaian tanggung jawab vendor untuk memastikan hak-hak peserta terpenuhi.
(ABD)









