Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Dipanggil Pihak Polresta, Vendor Glow Run Night Akui Gagal Menyelesaikan Proses Produksi Sesuai Jadwal

badge-check


Dipanggil Pihak Polresta, Vendor Glow Run Night Akui Gagal Menyelesaikan Proses Produksi Sesuai Jadwal Perbesar

Bengkulu – Acara Glow Run Night yang diselenggarakan oleh Polresta Bengkulu bekerja sama dengan RBTV pada Sabtu malam, 29 November 2025, berlangsung dengan sangat meriah dan mencatat kesuksesan besar dengan partisipasi 1.031 peserta.

​Meskipun demikian, kemeriahan acara tersebut diwarnai insiden protes dari sejumlah peserta terkait perlengkapan racepack. Menanggapi keluhan ini, pihak Polresta Bengkulu langsung mengambil tindakan cepat dengan memanggil vendor penyelenggara event.

​Setelah mendalami masalah tersebut, diketahui bahwa kelalaian bersumber dari pihak vendor event, Deddy Achyar yang berdomisili di Kebun Tebeng.

​Terkait protes yang timbul, Deddy Achyar menyampaikan pernyataan permintaan maaf atas keteledoran yang terjadi.

​Berikut adalah poin-poin utama dari pernyataan Deddy Achyar:

  • ​Pengakuan Tanggung Jawab: Deddy Achyar, selaku vendor yang bertanggung jawab memproduksi isi racepack, termasuk glow jersey dan medali, menyatakan telah terjadi kelalaian murni dari pihaknya.
  • ​Keterlambatan Produksi: Vendor gagal menyelesaikan seluruh proses produksi sesuai dengan jadwal yang disanggupi, yakni tanggal 22 November.
  • ​Ketidaksesuaian Medali: Khusus untuk medali, hasil pengerjaan tidak sesuai dengan desain dan standar yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
  • ​Permintaan Maaf: Deddy menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada Panitia Glow Run Night, Polresta Bengkulu, RBTV, serta seluruh peserta yang terdampak.
  • ​Komitmen Perbaikan: Vendor berkomitmen untuk segera memperbaiki kekurangan dan memastikan penyelesaian seluruh item sesuai standar, serta siap bertanggung jawab atas konsekuensi yang timbul akibat kelalaian ini.

​Polresta Bengkulu akan terus memantau proses perbaikan dan penyelesaian tanggung jawab vendor untuk memastikan hak-hak peserta terpenuhi.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi