REJANG LEBONG – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Rejang Lebong dalam beberapa hari terakhir mulai memakan korban. Pada Jumat siang (9/1/2026), warga Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah, digegerkan dengan kabar hilangnya seorang anak yang diduga kuat hanyut terseret arus deras di kawasan Sungai Danau Po’ong.
Peristiwa memilukan ini terjadi di wilayah BTN Air Bang saat intensitas hujan di wilayah Curup dan sekitarnya sedang tinggi-tingginya. Kondisi ini menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dengan arus yang sangat kuat.
Kapolres Rejang Lebong melalui Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarobi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan kecelakaan air tersebut. Begitu menerima informasi, tim langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Benar, kami menerima laporan dari warga mengenai dugaan anak hanyut di kawasan Sungai Danau Po’ong. Anggota kami sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan fakta dan memulai upaya pencarian,” ujar Iptu Ibnu Sina kepada awak media.
Meski demikian, pihak kepolisian masih berhati-hati dalam memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun jumlah pasti korban.
“Saat ini data masih kami dalami di lapangan. Kami belum bisa memastikan identitas korban maupun kronologi pastinya. Prioritas utama kami saat ini adalah upaya penyelamatan dan pencarian di lokasi,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebelum pihak kepolisian dan tim SAR tiba secara lengkap, warga setempat sudah bergerak secara mandiri. Dengan peralatan seadanya, warga menyisir aliran sungai serta saluran drainase di sekitar titik awal dilaporkannya korban hilang.
Namun, upaya pencarian ini menghadapi kendala besar. Hingga berita ini diturunkan:
- Hujan Lebat: Cuaca di wilayah Rejang Lebong masih diguyur hujan deras yang menghambat jarak pandang dan pergerakan tim.
- Arus Sungai Deras: Debit air yang tinggi membuat penyisiran di dalam sungai menjadi sangat berisiko bagi warga.
Kejadian ini menambah daftar panjang dampak cuaca buruk di Rejang Lebong. Sebelumnya, hujan deras juga telah memicu banjir bandang di Pasar Hewan Curup Tengah serta tanah longsor di beberapa titik permukiman warga.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dihimbau untuk ekstra waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
(ABD)












