BENGKULU – Dampak cuaca ekstrem kembali dirasakan warga Kota Bengkulu. Pada Jumat (2/1/2026), sebuah pohon mahoni tua dengan ketinggian mencapai lebih dari 10 meter roboh di kawasan Jalan Seruni, Kelurahan Nusa Indah. Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada bangunan usaha warga dan sempat memutus akses lalu lintas di wilayah tersebut.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, disertai angin kencang, diduga menjadi pemicu utama tumbangnya pohon berdiameter besar tersebut. Akar pohon yang sudah berusia puluhan tahun itu tak lagi mampu menahan beban saat diterjang cuaca buruk, hingga akhirnya roboh menutupi badan jalan dan menimpa bangunan di sekitarnya.
Wahyu, pemilik usaha yang terdampak, menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi secara mendadak.
“Kejadiannya tiba-tiba saat hujan masih turun. Pohon langsung roboh menimpa tempat usaha saya dan menutup total jalan,” ujarnya.
Beruntung, Wahyu sedang tidak berada di dalam bangunan saat kejadian sehingga tidak ada korban jiwa, meski bagian atap dan sisi bangunan mengalami kerusakan materiil yang cukup signifikan.
Kawasan Jalan Seruni tercatat cukup rawan terhadap insiden serupa. Menurut keterangan warga, ini merupakan kejadian kedua dalam waktu singkat. Sebelumnya, sebuah pohon juga dilaporkan tumbang pada sore hari menjelang malam pergantian tahun baru, yang bahkan sempat mengenai pengguna jalan yang melintas.
Mendapat laporan dari warga, tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu segera diterjunkan ke lokasi. Dengan sigap, petugas memotong batang dan dahan pohon menggunakan gergaji mesin serta membersihkan material yang melintang di jalan.
Saat ini, evakuasi telah selesai dilakukan dan arus lalu lintas di Jalan Seruni sudah kembali normal. Meski demikian, warga diimbau untuk tetap waspada mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu.
(ABD)












