Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Cuaca Buruk Hantam Rejang Lebong: 5 Rumah di Kampung Jawa Curup Terjangkar Longsor

badge-check

Cuaca Buruk Hantam Rejang Lebong: 5 Rumah di Kampung Jawa Curup Terjangkar LongsorPerbesar

REJANG LEBONG – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Rejang Lebong kembali memicu bencana. Pada Kamis (8/1/2026), sejumlah warga di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Curup Tengah, dikejutkan dengan musibah tanah longsor yang merusak permukiman mereka.

Sedikitnya lima unit rumah warga dilaporkan terdampak serius. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil tak terelakkan lantaran bagian belakang bangunan rumah, terutama area dapur, mengalami kerusakan parah akibat hantaman material tanah.

Bencana ini bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah Curup dan sekitarnya sejak Rabu malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pergeseran tanah mulai terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Rejang Lebong melalui Kasi Humas, AKP M. Hasan Basri, mengonfirmasi bahwa pemicu utama longsor adalah tingginya debit air hujan yang membuat kondisi tanah di area tebing menjadi tidak stabil.

“Benar telah terjadi tanah longsor di Kelurahan Kampung Jawa. Material longsor berasal dari tebing di belakang rumah warga. Saat ini fokus kami adalah pendataan dan memastikan keamanan di lokasi,” ujar Hasan.

Pihak BPBD Rejang Lebong bersama jajaran Kepolisian langsung turun ke lokasi pada Kamis siang untuk melakukan pengecekan teknis. Kasi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong, Rio Agustian Pakpahan, menjelaskan bahwa posisi rumah yang berada di bawah tebing memang memiliki risiko tinggi saat cuaca ekstrem.

Data Dampak Longsor Kampung Jawa:

  • Lokasi: Kelurahan Kampung Jawa, Curup Tengah.
  • Waktu Kejadian: Rabu, 7 Januari 2026 (Malam hari).
  • Jumlah Terdampak: 5 Rumah.
  • Kerusakan Dominan: Bagian dapur dan dinding belakang rumah.
  • Korban Jiwa: Nihil.

Mengingat prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama pada malam hari.

“Kami meminta warga tetap berhati-hati dan segera mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman jika melihat tanda-tanda pergeseran tanah susulan atau retakan baru di sekitar lokasi,” tambah Rio.

Kondisi geografis Rejang Lebong yang berbukit memang menuntut kewaspadaan ekstra dari masyarakat saat memasuki puncak musim penghujan seperti sekarang ini.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sinergi PKK Kota Bengkulu di HKG ke-54, Kokohkan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

27 Agu 2026 - 19:02 WIB

Sinergi PKK Kota Bengkulu di HKG ke-54, Kokohkan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemkot Bengkulu Perkuat Konvergensi Kebijakan Nasional

27 Agu 2026 - 18:58 WIB

Menuju Generasi Bebas Stunting: Pemkot Bengkulu Perkuat Konvergensi Kebijakan Nasional

Dedy Wahyudi Sentuh Hati Pekerja Sosial, Ratusan Penggali Kubur dan Duda di Bengkulu Terima Sembako

27 Agu 2026 - 18:51 WIB

Dedy Wahyudi Sentuh Hati Pekerja Sosial, Ratusan Penggali Kubur dan Duda di Bengkulu Terima Sembako

Pemkot Bengkulu Peringati Maulid Nabi 1448 H: Jadikan Akhlak Rasulullah Sebagai Kompas di Era Modern  

26 Agu 2026 - 19:01 WIB

Pemkot Bengkulu Peringati Maulid Nabi 1448 H: Jadikan Akhlak Rasulullah Sebagai Kompas di Era Modern   

Semarak Jambore PKK 2026, TP PKK Kota Bengkulu Unjuk Gigi di Ajang Tingkat Provinsi 

26 Agu 2026 - 18:57 WIB

Semarak Jambore PKK 2026, TP PKK Kota Bengkulu Unjuk Gigi di Ajang Tingkat Provinsi 
Trending di Headline