Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

BNN RI Tekankan Kemandirian Ekonomi sebagai Pilar Utama Ketahanan Desa

badge-check


data Perbesar

data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"effects":2,"enhance":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Bengkulu – Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Tantan Sulistyana, menegaskan pentingnya kemandirian desa sebagai kunci utama dalam penguatan ketahanan desa di Indonesia. Menurutnya, pembangunan desa harus diarahkan untuk menciptakan kemandirian yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Seiring dengan pembangunan desa, desa itu harus mandiri. Kalau mandiri, otomatis ekonomi masyarakat akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat, ” ujar Tantan Sulistyana saat menghadiri Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Seluma Bengkulu.

Beliau menjelaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ini tidak hanya sebatas angka ekonomi, tetapi juga merupakan faktor krusial dalam membangun ketahanan desa dari berbagai ancaman, termasuk bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pernyataan ini menggarisbawahi pendekatan BNN RI yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya preventif melalui penguatan fondasi sosial dan ekonomi di tingkat tapak. Dengan masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, daya tangkal desa terhadap pengaruh negatif dan ancaman narkoba diharapkan akan semakin kuat.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital

22 Maret 2026 - 18:54 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Trending di Headline