Bengkulu – Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Tantan Sulistyana, menegaskan pentingnya kemandirian desa sebagai kunci utama dalam penguatan ketahanan desa di Indonesia. Menurutnya, pembangunan desa harus diarahkan untuk menciptakan kemandirian yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Seiring dengan pembangunan desa, desa itu harus mandiri. Kalau mandiri, otomatis ekonomi masyarakat akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat, ” ujar Tantan Sulistyana saat menghadiri Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Seluma Bengkulu.
Beliau menjelaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ini tidak hanya sebatas angka ekonomi, tetapi juga merupakan faktor krusial dalam membangun ketahanan desa dari berbagai ancaman, termasuk bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Pernyataan ini menggarisbawahi pendekatan BNN RI yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya preventif melalui penguatan fondasi sosial dan ekonomi di tingkat tapak. Dengan masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, daya tangkal desa terhadap pengaruh negatif dan ancaman narkoba diharapkan akan semakin kuat.
(ABD)













