Menu

Mode Gelap
Jangan ‘Getok’ Harga! Dispar Kota Bengkulu Sidak Pedagang Kelapa Muda di Pantai Jakat Satpol PP Kota Bengkulu Larang Aktivitas Berenang di Muara Pulau Baai Usai Insiden Maut Lebaran 1447 H: 80 Ribu Wisatawan ‘Serbu’ Kota Bengkulu, Pantai Panjang Masih Jadi Primadona! Wisata Berujung Duka, Pengunjung Asal Air Periukan Meninggal Mendadak di Pantai Cemoro Sewu Skandal Perselingkuhan Berulang: Camat Air Periukan Dicopot, Guru PPPK SDN 65 Seluma Dipecat! Waspada Arus Kuat! Petugas Patroli Tiap Jam Larang Wisatawan Berenang di Pantai Panjang Selama Libur Lebaran

Headline

Bengkulu dalam Cerita: Perjuangan, Tradisi, dan Evolusi Wilayah

badge-check


Patung Thomas Park Perbesar

Patung Thomas Park

Sejarah Kota Bengkulu: Dari Bangkahulu Hingga Jadi Ibu Kota Provinsi

Kota Bengkulu memiliki sejarah panjang dan kaya yang penuh dengan cerita menarik. Nama Bengkulu dalam berbagai bahasa memiliki variasi, seperti Benkoelen dalam bahasa Belanda, Bencoolen dalam bahasa Inggris, dan Bangkahulu dalam bahasa Melayu. Asal-usul nama Bengkulu pun menjadi topik yang menarik untuk ditelusuri.

Asal Usul Nama Bengkulu

Menurut satu sumber, nama Bengkulu berasal dari kata Melayu bang yang berarti “pesisir” dan kulon yang berarti “barat.” Kemudian terjadi pergeseran pengucapan menjadi beng dan kulu. Sumber lain menyebut nama “Bencoolen” mungkin berasal dari nama bukit di Cullen, Skotlandia. Meski begitu, pendapat ini dianggap kurang berdasar karena tidak sesuai dengan kebiasaan bangsa Melayu dalam menamai wilayah mereka.

Versi lainnya berasal dari legenda perang kerajaan kecil di Bengkulu. Dalam pertempuran tersebut, banyak korban dari kedua belah pihak yang menjadi bangkai di hulu sungai. Oleh sebab itu, daerah ini disebut Bangkaihulu yang lama kelamaan berubah menjadi Bangkahulu atau Bengkulu.

Namun, cerita yang lebih populer di masyarakat Bengkulu adalah kisah heroik saat orang Aceh datang melamar Putri Gading Cempaka, anak Ratu Agung Sungai Serut. Lamaran yang ditolak memicu perang, dan dalam perlawanan tersebut Raja Sungai Serut berteriak, “Empang ka hulu” yang berarti “Hadang mereka di hulu.” Seruan ini dipercaya menjadi asal mula nama Bangkahulu atau Bengkulu.

Transformasi Wilayah Bengkulu

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bengkulu ditetapkan sebagai Kota Kecil berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1956 dengan luas 17,6 km². Pada tahun 1957, statusnya berubah menjadi Kotapraja dan mencakup empat wilayah kedatukan dengan 28 kepemangkuan.

Perkembangan terus berlanjut, hingga akhirnya Bengkulu ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Bengkulu pada tahun 1968 melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967. Pada tahun 1986, terjadi perubahan luas wilayah menjadi 144,52 km² yang mencakup empat kecamatan, yaitu Kecamatan Teluk Segara, Kecamatan Gading Cempaka, Kecamatan Selebar, dan Kecamatan Muara Bangkahulu.

Keunikan dan Nilai Sejarah Bengkulu

Kota Bengkulu tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga cerita budaya yang kuat. Sebagai kota yang mengalami berbagai transformasi sejak masa kolonial hingga menjadi ibu kota provinsi, Bengkulu adalah bukti hidup dari perjalanan sejarah Indonesia yang kaya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jangan ‘Getok’ Harga! Dispar Kota Bengkulu Sidak Pedagang Kelapa Muda di Pantai Jakat

24 Maret 2026 - 20:33 WIB

Satpol PP Kota Bengkulu Larang Aktivitas Berenang di Muara Pulau Baai Usai Insiden Maut

24 Maret 2026 - 18:07 WIB

Lebaran 1447 H: 80 Ribu Wisatawan ‘Serbu’ Kota Bengkulu, Pantai Panjang Masih Jadi Primadona!

24 Maret 2026 - 18:05 WIB

Wisata Berujung Duka, Pengunjung Asal Air Periukan Meninggal Mendadak di Pantai Cemoro Sewu

23 Maret 2026 - 19:50 WIB

Skandal Perselingkuhan Berulang: Camat Air Periukan Dicopot, Guru PPPK SDN 65 Seluma Dipecat!

23 Maret 2026 - 19:47 WIB

Trending di Headline