Menu

Mode Gelap
Skandal Korupsi Pasar Panorama: Eks Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Mantan Kadis 5 Tahun! Menuju Bengkulu Maju 2027: Gubernur Helmi Hasan Bidik Akselerasi Infrastruktur dan Hilirisasi Industri Akhir Pelarian Buronan 4 Tahun! Tim Tabur Kejati Bengkulu Ringkus Terpidana Kasus Galian C Ilegal Tanggap Darurat! Gubernur Bengkulu Guyur Bantuan Rp102 Juta untuk Korban Banjir Bandang Lebong Waspada Ancaman Megathrust! Bengkulu Jadi Pusat Latihan Gabungan Nasional Penanggulangan Bencana 2026 Bukan Sekadar Angka: Warga Kota Bengkulu Kini Lebih Berani Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan

Headline

Anggaran Raksasa! Dana Desa Mukomuko 2026 Senilai Rp102 Miliar Cair, Ini Fokus Penggunaannya

badge-check


Anggaran Raksasa! Dana Desa Mukomuko 2026 Senilai Rp102 Miliar Cair, Ini Fokus Penggunaannya Perbesar

MUKOMUKO, FAKTABENGKULU.COM – Angin segar berhembus bagi seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Mukomuko. Memasuki medio Februari 2026, anggaran Dana Desa (DD) tahap pertama sebesar Rp102 miliar secara resmi sudah mulai bisa dicairkan.

Pencairan ini menyusul terbitnya regulasi terbaru, yakni Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026, yang menjadi payung hukum pengelolaan keuangan desa di tahun anggaran berjalan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko, Junaidi, melalui Kabid Pemdes, Wagimin, mengonfirmasi bahwa pintu pengajuan berkas telah dibuka sejak 17 Februari 2026.

“Sebanyak 148 desa yang tersebar di 15 kecamatan di Mukomuko sudah bisa memproses pengajuan tahap pertama. Kami menargetkan seluruh proses administrasi ini rampung paling lambat pada Juni mendatang,” ujar Wagimin saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Ada yang berbeda pada skema penyaluran tahun ini. Dari total anggaran Rp102 miliar tersebut, pemerintah menetapkan alokasi khusus yang cukup signifikan untuk sektor pemberdayaan ekonomi.

Berikut adalah rincian pembagian persentasenya:

  • 58% Alokasi Wajib: Diarahkan untuk penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Program ini digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
  • 42% Alokasi Reguler: Digunakan untuk program prioritas desa, termasuk penanganan stunting, ketahanan pangan, dan operasional pemerintah desa.

“Kami menyadari bahwa porsi besar untuk koperasi ini mungkin akan membuat pembangunan fisik atau infrastruktur menjadi lebih selektif. Namun, tujuannya jelas: membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” tambah Wagimin.

Tak hanya Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN, Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Mukomuko juga segera cair. Total pagu ADD tahun 2026 tercatat mencapai Rp66,776 miliar.

Pihak DPMD memprediksi pengajuan ADD akan dimulai pada pekan depan. Oleh karena itu, para Kepala Desa diminta untuk segera melengkapi dokumen administrasi agar tidak terjadi keterlambatan yang bisa menghambat pelayanan publik di tingkat desa.

Kabar pencairan dana ini menjadi kado manis menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mukomuko ke-23 yang jatuh pada 24 Februari 2026. Dengan kucuran dana segar ini, diharapkan geliat ekonomi di desa-desa semakin kuat, sejalan dengan semangat perayaan hari jadi kabupaten.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Skandal Korupsi Pasar Panorama: Eks Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Mantan Kadis 5 Tahun!

10 April 2026 - 19:24 WIB

Menuju Bengkulu Maju 2027: Gubernur Helmi Hasan Bidik Akselerasi Infrastruktur dan Hilirisasi Industri

10 April 2026 - 19:21 WIB

Akhir Pelarian Buronan 4 Tahun! Tim Tabur Kejati Bengkulu Ringkus Terpidana Kasus Galian C Ilegal

10 April 2026 - 19:18 WIB

Tanggap Darurat! Gubernur Bengkulu Guyur Bantuan Rp102 Juta untuk Korban Banjir Bandang Lebong

9 April 2026 - 19:18 WIB

Waspada Ancaman Megathrust! Bengkulu Jadi Pusat Latihan Gabungan Nasional Penanggulangan Bencana 2026

9 April 2026 - 19:15 WIB

Trending di Headline