BENGKULU – Keresahan warga Kota Bengkulu terhadap aksi geng motor kembali memuncak. Pada Minggu dini hari, 28 Desember 2025, sekitar pukul 03.00 WIB, dua orang pemuda menjadi korban kekerasan brutal sekelompok orang tak dikenal di kawasan Jalan Lintas Barat Sumatera, Kelurahan Rawa Makmur.
Peristiwa bermula saat kedua korban, Indra (20) warga Kelurahan Berkas dan Yogi (17) warga Kelurahan Rawa Makmur, sedang melintas di lokasi kejadian. Secara tiba-tiba, mereka dicegat oleh gerombolan yang diperkirakan berjumlah lebih dari lima orang dengan mengendarai beberapa sepeda motor.
Tanpa alasan yang jelas, para pelaku langsung melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan senjata tajam dan botol minuman keras.
Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala:
- Indra (20): Mengalami luka bacok serius hingga bersimbah darah. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Doa (RSHD) Kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan intensif.
- Yogi (17): Mengalami luka hantaman di kepala akibat dipukul menggunakan botol minuman keras jenis anggur merah oleh para pelaku.
Yoga, kakak kandung dari Yogi, menjelaskan bahwa ia pertama kali mengetahui kejadian ini setelah dihubungi oleh adiknya sesaat setelah penyerangan.
“Subuh tadi saya dihubungi adik saya, dia bilang dicegat geng motor dan kepalanya dipukul pakai botol miras. Saya langsung panik menuju TKP dan menemukan adik saya serta temannya, Indra, sudah tergeletak di jalan dengan kondisi kepala berlumuran darah,” ungkap Yoga kepada media.
Pasca melakukan penganiayaan, gerombolan geng motor tersebut langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, pihak keluarga telah membawa para korban ke rumah sakit dan kasus ini diharapkan segera mendapat atensi dari aparat penegak hukum guna memburu para pelaku yang telah meresahkan masyarakat.
(ABD)












