Bengkulu, Mukomuko – Air Terjun Mandi Angin merupakan salah satu destinasi wisata alam andalan Provinsi Bengkulu yang menyimpan potensi luar biasa. Terletak jauh dari keramaian, air terjun ini bersemayam di Desa Air Berau, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Sumatera. Lokasi yang terpencil ini secara alami menjaga kemurnian dan keaslian ekosistem di sekitarnya.
Air terjun ini menawarkan sebuah visual yang memanjakan mata, di mana air jernih mengalir deras di tengah rimbunnya hutan tropis. Seluruh area diselimuti oleh pemandangan yang masih sangat asri dan alami, menjadikannya surga bagi mereka yang mencari pelarian dari modernitas serta ingin menikmati kedamaian sejati yang hanya bisa diberikan oleh alam liar. Kelembaban udara dan nuansa hutan yang hijau menciptakan suasana yang dingin, tenang, dan memulihkan.
Meskipun Air Terjun Mandi Angin dinobatkan sebagai destinasi unggulan, kenyataannya, pesona ini masih menjadi “rahasia” yang belum sepenuhnya ter-ekspos kepada khalayak luas, terutama pengunjung dari luar Bengkulu. Hal ini disebabkan oleh dua faktor utama: akses yang jauh dan ketiadaan petunjuk arah (pasti) yang memadai. Infrastruktur menuju lokasi memang memerlukan usaha ekstra, yang secara tidak langsung menyaring pengunjung menjadi mereka yang benar-benar memiliki jiwa petualang.
Salah satu pengunjung, yang akrab disapa Gembul, secara gamblang mengungkapkan esensi dari kunjungan ke Air Terjun Mandi Angin:
“Destinasi wisata ini punya adrenalin yang menantang karena akses masuk ke dalam seperti naik gunung dan dilengkapi dengan tali webbing”, ungkapnya dengan penuh semangat.
Pernyataan ini menegaskan bahwa perjalanan menuju air terjun bukanlah sekadar berjalan kaki biasa. Pengunjung harus bersiap menghadapi medan yang ekstrem dan mendaki, di mana penggunaan tali webbing mengindikasikan bahwa rute tersebut melibatkan lereng curam, licin, atau jalur yang membutuhkan bantuan teknis untuk keamanan.
Dinamika Kunjungan: Kapan Waktu Terbaik?
Akses yang menantang tidak menyurutkan minat warga lokal. Pada akhir pekan (weekend) dan hari libur nasional, kawasan ini menjadi populer sebagai tempat ‘healing’ bagi warga daerah setempat. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang lebih ramai dan hidup.
Sebaliknya, weekdays (hari kerja) menawarkan ketenangan yang luar biasa, menjadikannya sangat cocok bagi individu introvert atau siapa pun yang ingin menikmati keasrian alam dalam kesendirian dan kedamaian penuh.
Peringatan Penting: Keselamatan dan Waktu Pulang
Dikutip dari penuturan warga lokal, sering terjadi insiden pengunjung tersesat di area hutan. Hal ini umumnya terjadi karena pengunjung terlalu sore keluar dari lokasi. Mengingat jalur akses yang menyerupai medan pendakian dan belum ada penerangan, sangat disarankan bagi setiap pengunjung untuk memulai perjalanan kembali sebelum matahari terbenam guna menghindari risiko kehilangan arah dan kesulitan navigasi di jalur yang menantang.
Air Terjun Mandi Angin adalah paket lengkap: keindahan alami yang memukau disandingkan dengan pengalaman pendakian yang menantang, dan menawarkan pilihan suasana— weekend atau sunyi pada weekdays—dengan catatan keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.
(ABD)









