FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU – Warga Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu mendadak gempar pada Selasa siang (3/2/2026). Seorang pria berinisial RA (32), yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tak wajar di kediamannya, Perumahan Medan Jaya Residence.
Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap setelah pihak keluarga menaruh curiga karena korban tidak kunjung memberikan respons saat dihubungi. Berikut adalah fakta-fakta yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian:
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Keluarga korban awalnya merasa gelisah lantaran sambungan telepon kepada RA tak kunjung diangkat selama beberapa waktu. Karena merasa ada yang tidak beres, pihak keluarga memutuskan untuk mendatangi langsung rumah korban yang terletak di Jalan Padat Karya tersebut.
Sesampainya di lokasi, suasana rumah tampak sepi. Meski sudah berkali-kali dipanggil, tidak ada jawaban dari dalam. Kecurigaan memuncak saat salah satu anggota keluarga mencoba mengintip melalui celah ventilasi kamar.
“Keluarga histeris saat melihat korban sudah dalam posisi tergantung di ventilasi kamar. Pintu rumah langsung didobrak paksa untuk memberikan pertolongan, namun korban sudah tidak bernyawa,” tulis laporan di lapangan.
Berdasarkan data kepolisian, korban diketahui bernama Reki Ardiansyah, warga asal Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah. Selama ini, Reki diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut karena tuntutan pekerjaan sebagai pengemudi truk.
Penyelidikan Pihak Kepolisian
Tak lama setelah kejadian, tim Inafis Polresta Bengkulu bersama Polsek Muara Bangkahulu langsung tiba di TKP untuk melakukan identifikasi awal. Garis polisi dipasang guna mengamankan lokasi dari kerumunan warga yang penasaran.
Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP M. Taslim, memberikan keterangan resmi terkait penemuan jasad ini.
- Kondisi Fisik: Untuk sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
- Langkah Lanjut: Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Bengkulu guna menjalani pemeriksaan medis lebih mendalam.
- Pendalaman Motif: Polisi masih menggali keterangan dari saksi dan pihak keluarga untuk mengetahui latar belakang atau masalah yang mungkin memicu tindakan nekat korban.
“Kami masih melakukan pendalaman. Apakah ini murni bunuh diri atau ada faktor lain, semuanya masih dalam proses penyelidikan,” tegas AKP M. Taslim.
(ABD)










