SELUMA, faktabengkulu.com – Peta kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seluma resmi berganti. Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM, dijadwalkan melantik jajaran pimpinan Baznas periode 2026–2031 pada hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, pukul 14.00 WIB.
Menariknya, komposisi pimpinan baru ini diisi oleh wajah-wajah yang sudah tidak asing lagi di dunia penyelenggara pemilu. Mantan Komisioner KPU Seluma, Al Fajri, dipercaya memegang tongkat komando sebagai Ketua Baznas Seluma selama lima tahun ke depan.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang telah ditandatangani Bupati pada Senin (26/1), Al Fajri tidak sendirian. Ia didampingi oleh figur-figur berpengalaman di berbagai bidang:
- Ketua: Al Fajri (Eks Komisioner KPU)
- Waka I Bidang Pengumpulan: Suryadi (Eks Komisioner Bawaslu)
- Waka II Bidang Pendistribusian: Nazirwan (Eks Komisioner KPU)
- Waka III Bidang Keuangan: Sukran Effendi
- Waka IV Bidang SDM: Nasikin
Asisten I Sekretariat Pemkab Seluma sekaligus Ketua Pansel, H. Hendarsyah, SIP MT, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi telah melewati prosedur ketat, termasuk verifikasi faktual oleh Baznas RI.
“Prosesnya panjang, mulai dari tes tertulis, wawancara, hingga verifikasi rekam jejak oleh Baznas pusat pada Oktober 2025 lalu untuk memastikan integritas pimpinan terpilih,” ujar Hendarsyah.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Al Fajri langsung membeberkan visi jangka pendeknya. Ia menekankan bahwa transparansi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama kepengurusan periode ini.
“Langkah awal kami, selain membangun komunikasi intens dengan pihak-pihak terkait, adalah melakukan validasi data mustahik. Ini poin yang sangat utama bagi kami,” tegas Al Fajri.
Menurutnya, data yang akurat adalah kunci agar pendistribusian zakat benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Al Fajri berharap kehadiran Baznas dapat menjadi motor penggerak dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Seluma.
“Kami memohon doa dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. Semoga ke depan kita bisa bersinergi membantu warga kita bangkit dari kemiskinan melalui penyaluran zakat yang dikelola secara profesional lewat Baznas Seluma,” tambahnya.
Penunjukan figur dengan latar belakang penyelenggara pemilu diharapkan membawa angin segar bagi tata kelola administrasi dan akuntabilitas di tubuh Baznas. Dengan pengalaman manajerial yang mumpuni, publik kini menanti aksi nyata “kabinet” Al Fajri dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Bumi Serawai Serasan Seijoan.
(ABD)









