Bengkulu, Seluma – Bupati Seluma, Teddy Rahman SE MM, menunjukkan kepeduliannya secara langsung dengan ikut serta dalam kegiatan gotong royong bersama warga untuk memperbaiki sementara jalan amblas menuju Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, pada hari Minggu (16/11/2025).
Jalan yang amblas di Tebing Air Mangaran sejak akhir Oktober lalu tersebut saat ini menyulitkan akses masyarakat. Bersama warga, Bupati membersihkan material lumpur untuk melancarkan aliran air yang selama ini mengikis badan jalan.
Bupati Teddy Rahman menegaskan kehadirannya adalah untuk memberikan semangat kepada masyarakat dan memastikan penanganan jalan ini menjadi prioritas.
“Saya merasakan kesulitan masyarakat dengan amblasnya jalan ini. Saya hadir untuk memberi semangat masyarakat. Agar maksimal, alat berat telah siap dan segera dimobilisasi ke lokasi jalan amblas ini,” tegas Bupati.
Ia memastikan bahwa alat berat yang tersedia akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Bupati juga menyatakan akan memprioritaskan perbaikan permanen jalan menuju Desa Talang Rami. Setelah anggaran tersedia, perbaikan akan langsung dialokasikan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Teddy Rahman juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena perbaikan permanen belum dapat dilakukan, sehingga warga terpaksa bergotong royong agar jalan tetap dapat dilalui.
“Saya selaku bupati meminta maaf, karena belum bisa memenuhi harapan masyarakat untuk membangun kembali jalan amblas ini. Sehingga masyarakat harus bergotong royong, agar jalan tetap dapat dilalui,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rencana perbaikan menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebelumnya tidak dapat dilaksanakan karena hasil kajian menunjukkan belum memenuhi syarat.
“Saya akan prioritaskan pembangunan jalan ini. Jika anggaran telah tersedia, saya akan langsung anggarkan untuk perbaikannya,” janji Teddy Rahman.
Bupati Seluma menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur memang menjadi prioritas utama pemerintahannya. Namun, keterbatasan anggaran saat ini membuat pembangunan belum dapat dimaksimalkan. Anggaran yang ada, lanjutnya, difokuskan untuk program mendesak seperti BPJS Kesehatan dan sektor pendidikan.
“Jadi mohon pengertiannya untuk masyarakat Seluma. Karena anggaran belum tersedia, kita fokus benahi birokrasi dan pelayanan. Jika nanti anggaran telah ada, kita maksimalkan program pembangunan infrastruktur ini,” tutup Teddy Rahman.
(ABD)













