Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Bupati Seluma Terapkan Stikerisasi Rumah Penerima Bansos, Ketua Komisi 1 DPRD Seluma : Terobosan Agar Bansos Tepat Sasaran

badge-check


Bupati Seluma Terapkan Stikerisasi Rumah Penerima Bansos, Ketua Komisi 1 DPRD Seluma : Terobosan Agar Bansos Tepat Sasaran Perbesar

Seluma – Dalam upaya menjamin penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) tepat sasaran dan menanggapi maraknya laporan ketidaksesuaian kriteria penerima di masyarakat, Bupati Seluma, Teddy Rahman SE MM, mengambil langkah tegas dengan berencana menerapkan pemasangan stiker di setiap rumah penerima Bansos.

​Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas masukan publik yang menyoroti adanya penerima Bansos yang dinilai tidak layak. Bupati Teddy menegaskan bahwa stiker tersebut akan menjadi penanda resmi dan bukti bahwa keluarga yang bersangkutan benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial pemerintah.

​“Saya sudah berkoordinasi dan menyampaikan instruksi ini kepada Dinas Sosial. Pemasangan stiker akan kita lakukan di seluruh rumah penerima Bansos,” jelas Bupati.

​Kepala Dinas Sosial Seluma, Elian Suandi, membenarkan instruksi tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan pemasangan stiker di rumah seluruh penerima manfaat.

“Iya, bupati telah menyampaikan hal ini. Jadi, kita akan laksanakan. Rumah seluruh penerima Bansos akan kita pasangi stiker,” kata Elian.

​Elian menambahkan, stiker ini berfungsi sebagai penanda resmi dan tidak boleh dilepas selama keluarga tersebut masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.

Bupati Teddy Rahman menjelaskan bahwa sasaran utama penerima Bansos adalah keluarga yang wajib masuk kategori miskin atau rentan miskin, terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta memiliki kondisi sosial ekonomi yang sesuai dengan indikator kemiskinan.

​“Indikator penerima Bansos ini adalah kemiskinan. Jadi, penerima adalah keluarga miskin dan rentan miskin. Nanti akan terlihat saat kita pasangi stiker,” tegasnya.

​Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir keluhan masyarakat dan memastikan penyaluran Bansos berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Ke depan, saya ingin Bansos ini tidak lagi menimbulkan keluhan. Penerima harus sesuai dengan syarat dan aturannya,” harap Teddy.

​Secara terpisah, kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari lembaga legislatif. Hendri Satrio S.Sos. M.Ikom, selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Seluma, menyambut baik langkah stikerisasi ini.

​“Kami di Komisi I sangat mendukung inisiatif Bupati. Pengawasan terhadap penerima Bansos adalah hal krusial yang harus kita perhatikan dan harus tepat sasaran. Kebijakan pemasangan stiker ini merupakan terobosan yang baik untuk memastikan bahwa bantuan yang diulurkan benar-benar sampai kepada orang-orang yang membutuhkan dan sesuai dengan data kemiskinan yang valid,” ujar Hendri Satrio.

​Dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, diharapkan akuntabilitas penyaluran Bansos di Kabupaten Seluma dapat ditingkatkan secara signifikan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi