FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu terus mematangkan kesiapan transisi pendidikan anak usia dini melalui Sosialisasi Implementasi Kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah. Kegiatan strategis ini resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi, di Ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Rabu (21/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dian Fitriani Wahyudi didampingi oleh Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen kuat Kota Bengkulu yang kini dikenal luas sebagai Bumi Merah Putih dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak sejak dini.
Fondasi Kuat Menuju Sekolah Dasar
Kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah merupakan langkah progresif untuk mendukung program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Melalui kebijakan ini, anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun didorong untuk mendapatkan layanan PAUD berkualitas sebelum melangkah ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
Ny. Dian menekankan bahwa pendidikan prasekolah memegang peran krusial sebagai fondasi dasar pembentukan karakter, mental, dan kognitif anak. Ia berharap sosialisasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan memicu gerakan masif hingga tingkat kecamatan dan kelurahan di seluruh penjuru Bumi Merah Putih.
“Sinergi dan kolaborasi aktif antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, serta masyarakat adalah kunci utama agar kebijakan ini berjalan sukses dan tepat sasaran,” ujar Ny. Dian di hadapan para peserta.
Libatkan 160 Pemangku Kepentingan dan BPMP Provinsi
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 160 peserta lintas sektoral. Rangkaian peserta terdiri dari:
- Anggota Gugus Tugas Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
- Para camat se-Kota Bengkulu
- Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan
- Pengelola PAUD, pengawas, dan penilik
- Perwakilan Kelompok Kerja Guru (PKG) dan bidang PAUD Kota Bengkulu
Organisasi mitra PAUD
Untuk memperdalam wawasan peserta, panitia menghadirkan narasumber kompeten dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu yang memaparkan strategi teknis dan kebijakan implementasi di daerah.
Aksi Nyata Lewat Spanduk Kampanye Publik
Sebagai wujud tindak lanjut konkret untuk memperluas jangkauan informasi, acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan spanduk ajakan wajib belajar kepada perwakilan kecamatan. Spanduk-spanduk tersebut nantinya akan dipasang di berbagai titik strategis di setiap kecamatan di wilayah Bumi Merah Putih sebagai media kampanye publik.
Langkah ini diharapkan mampu menggugah kesadaran para orang tua di Bumi Merah Putih akan pentingnya memasukkan anak ke jenjang prasekolah. Dengan kesiapan anak yang matang sejak dini, dunia pendidikan di Bumi Merah Putih diyakini mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter kuat di masa depan.
(ABD)

















