FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memberikan apresiasi tinggi kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) atas komitmen kuatnya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Bumi Merah Putih. Langkah strategis ini dinilai sangat penting dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Walikota Bengkulu yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Pemkot Bengkulu, Dewi Dharma. Pernyataan itu diungkapkannya saat menghadiri acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar oleh PNM Cabang Lampung Regional Bengkulu pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Dorong Cerdas Finansial Demi UMKM Naik Kelas
Dalam sambutannya, Dewi menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan bagi para pelaku usaha. Hal ini diperlukan agar para pelaku usaha mampu mengelola modal secara bijak, terrencana, dan berkelanjutan.
- Tema Relevan: Mengusung tema “Cerdas Finansial, UMKM Naik Kelas”, kegiatan ini menjadi langkah krusial untuk meningkatkan pemahaman nasabah PNM.
- Pemisahan Keuangan: Melalui literasi keuangan, pelaku usaha diharapkan mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, termasuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha secara profesional.
- Pemberdayaan Perempuan: Dewi juga menambahkan bahwa PKU Akbar menjadi bukti nyata komitmen PNM dalam mendampingi kaum perempuan prasejahtera yang mendominasi sektor UMKM.
Acara PKU Akbar ini diikuti oleh 240 nasabah PNM di Kota Bengkulu serta 10 nasabah binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu. Para peserta dibekali berbagai wawasan melalui sesi talkshow, seminar, dan showcase produk guna menunjang peningkatan kapasitas bisnis mereka.
Kinerja Gemilang PNM di Wilayah Bumi Merah Putih
Hingga September 2026, PT PNM (Persero) Cabang Lampung Regional Bengkulu mencatatkan kinerja penyaluran yang signifikan dalam mendukung permodalan berbasis kelompok. Tercatat, jumlah nasabah di regional ini telah mencapai 125.672 nasabah yang tersebar di 7.417 kelompok. Kinerja ini didukung oleh 31 unit Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan 123 karyawan pendamping.
Total penyaluran pembiayaan PNM di wilayah Bumi Merah Putih bahkan telah menembus angka Rp739,125 miliar, dengan total pembiayaan aktif sebesar Rp489,085 miliar. Melalui program pendampingan masif seperti PKU Akbar, PNM optimis UMKM lokal dapat terus tumbuh, naik kelas, dan memperkuat fondasi ekonomi keluarga.
(ABD)

















