FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU – Keluhan menahun warga kawasan Rawa Makmur terkait musibah banjir akhirnya menemui titik terang. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, resmi mengumumkan alokasi anggaran fantastis sebesar Rp30 miliar pada tahun 2026 khusus untuk membenahi infrastruktur di wilayah tersebut.
Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Gubernur saat menggelar agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Nur Iman, Kelurahan Rawa Makmur Permai, Senin (2/3/2026). Langkah ini menjadi komitmen nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam merespons cepat aspirasi masyarakat.
Fokus Penanganan: Peninggian Jalan Kalimantan dan Drainase
Anggaran jumbo senilai Rp30 miliar tersebut rencananya akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur di Jalan Kalimantan, yang selama ini menjadi titik langganan genangan air setiap kali hujan deras melanda.
Gubernur Helmi Hasan menjelaskan bahwa ada dua poin utama dalam pengerjaan proyek ini:
- Peninggian Badan Jalan: Untuk memastikan akses transportasi tetap lancar meski intensitas hujan tinggi.
- Pelebaran Drainase: Mengoptimalkan sistem pembuangan air agar tidak lagi meluap ke pemukiman dan jalan raya.
“Insyaallah ke depan kawasan ini tidak lagi terdampak banjir. Rencana kita jalan akan ditinggikan dan drainase diperlebar agar arus air lancar,” ujar Helmi di hadapan para jamaah.
Bukan Sekadar Seremonial, Safari Ramadan Jadi Ajang Berbagi
Kehadiran Gubernur Helmi Hasan yang didampingi Wakil Gubernur Mian di Rawa Makmur bukan hanya untuk menyampaikan kabar pembangunan. Dalam momen penuh berkah tersebut, Pemprov Bengkulu juga menyalurkan berbagai bantuan sosial:
- Dana Hibah Masjid: Masjid Nur Iman menerima bantuan sebesar Rp50 juta untuk renovasi dan kemakmuran masjid.
- Paket Sembako: Dibagikan kepada warga sekitar untuk meringankan beban kebutuhan pokok selama bulan puasa.
- Bantuan Disabilitas: Penyerahan kursi roda bagi warga penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Safari Ramadan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan rumah ibadah makmur dan warga merasa nyaman,” tambah Helmi.
Langkah cepat Pemprov Bengkulu ini mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Ia mengakui bahwa persoalan banjir di Rawa Makmur memerlukan sinergi lintas pemerintah.
“Alhamdulillah, respons Bapak Gubernur sangat cepat. Kami dari pemerintah kota sudah menyampaikan kondisi di lapangan, dan syukurlah tahun ini peninggian jalan bisa direalisasikan. Semoga ini menjadi solusi permanen bagi warga kami,” tutur Dedy.
Dengan alokasi anggaran yang signifikan ini, warga Rawa Makmur diharapkan dapat segera terbebas dari ancaman banjir yang selama ini menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
(ABD)













