CURUP, FAKTABENGKULU.COM – Menjaga kerukunan antarumat beragama dan memastikan rasa aman bagi masyarakat merupakan prioritas utama aparat kepolisian. Pada Minggu (25/1/2026), jajaran Polres Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya melalui pengamanan ketat di sejumlah gereja di wilayah hukum Kabupaten Rejang Lebong.
Langkah ini diambil guna memastikan ibadah rutin umat Kristiani berjalan khidmat tanpa gangguan kamtibmas.
Pengamanan yang dilakukan secara terbuka ini melibatkan personel gabungan dari Polres Rejang Lebong dan Polsek jajaran. Sejak pagi hari, sebelum lonceng gereja berbunyi, petugas sudah tampak bersiaga untuk mengatur lalu lintas dan memantau situasi di sekitar lokasi rumah ibadah.
Humas Polres Rejang Lebong menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan manifestasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami hadir untuk memberikan kepastian keamanan. Dengan adanya personel di lapangan, harapan kami para jemaat bisa beribadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk,” ujar perwakilan Humas Polres.
Selain penjagaan di pintu masuk, polisi juga aktif berkoordinasi dengan pihak pengurus gereja. Pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan aspek preventif (pencegahan) dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai humanis.
Beberapa poin utama dalam pengamanan Minggu ini meliputi:
- Pengaturan Lalu Lintas: Memastikan arus kendaraan di depan gereja tetap lancar bagi jemaat maupun pengguna jalan lainnya.
- Sterilisasi Lokasi: Melakukan pemantauan area sekitar untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
- Sambang Dialogis: Berkomunikasi langsung dengan tokoh agama dan masyarakat di lokasi.
Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai pada siang hari, situasi di wilayah hukum Polres Rejang Lebong dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ada insiden menonjol yang mengganggu jalannya peribadatan.
Aksi sigap Polres Rejang Lebong ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terlindungi dengan kehadiran aparat di hari libur. Semangat toleransi ini diharapkan terus terjaga untuk mewujudkan Rejang Lebong yang damai dan harmonis.
(ABD)












