Menu

Mode Gelap
Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan Pastikan Lebaran Bebas Sampah, Pemkot Bengkulu Kerahkan 200 Pasukan Oranye ke Titik Vital Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

Headline

Gudang Baju di Pantai Jakat Dibobol Maling, Pengusaha Pakaian Rugi Jutaan Rupiah

badge-check


Gudang Baju di Pantai Jakat Dibobol Maling, Pengusaha Pakaian Rugi Jutaan Rupiah Perbesar

KOTA BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Aksi kriminalitas kembali menghantui warga Kota Bengkulu. Kali ini, sebuah gudang penyimpanan pakaian di kawasan objek wisata Pantai Jakat, Kecamatan Teluk Segara, menjadi sasaran empuk komplotan pencuri. Akibat insiden ini, pemilik gudang harus menelan kerugian hingga jutaan rupiah.

Peristiwa pembobolan ini menimpa Eti Efriani, warga Kelurahan Bajak, Kecamatan Teluk Segara. Kejadian tersebut diduga berlangsung pada Jumat malam (16/1/2026) dan baru disadari korban pada Sabtu pagi saat hendak mengecek stok dagangannya.

Kronologi Kejadian: Gembok Dirusak Paksa

Aksi pencurian ini pertama kali terungkap sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Eti mendatangi gudang yang biasa ia gunakan untuk menyimpan stok baju jualannya.

Betapa terkejutnya korban saat melihat kondisi pintu gudang sudah tidak lagi terkunci rapat. Gembok pengaman yang terpasang terlihat rusak parah akibat dicungkil paksa oleh pelaku.

“Saya datang pagi sekitar jam tujuh. Waktu lihat pintu, gemboknya sudah rusak. Pas saya cek ke dalam, baju-baju dagangan saya sudah banyak yang hilang,” ungkap Eti dengan nada lesu saat memberikan keterangan, Sabtu (17/1/2026).

Pencuri yang diduga telah memantau situasi gudang tersebut berhasil menggasak puluhan potong pakaian siap jual. Eti memperkirakan total kerugian materi yang dialaminya mencapai Rp 8.000.000 (Delapan Juta Rupiah).

Kerugian ini dirasa sangat berat bagi korban, mengingat pakaian-pakaian tersebut merupakan tumpuan ekonomi keluarga yang rencananya akan dipasarkan kembali dalam waktu dekat.

Lokasi gudang yang berada di kawasan Pantai Jakat disinyalir menjadi sasaran karena kondisinya yang relatif sepi pada malam hari. Korban menduga pelaku melancarkan aksinya saat suasana gelap dan tidak ada saksi mata di sekitar lokasi.

“Terakhir saya cek masih aman, jadi kemungkinan besar kejadiannya malam hari. Rumah saya juga tidak terlalu dekat dari lokasi gudang, jadi tidak terdengar suara apa-apa,” tambah Eti.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada! Pecah Rekor 1.250 Pelanggar Terjaring ETLE di Bengkulu dalam Sehari, Helm Jadi Sorotan Utama

22 Maret 2026 - 18:59 WIB

Cegah “Getok Harga” Saat Lebaran 2026, Pemkot Bengkulu Tebar Spanduk HET di 10 Destinasi Wisata Unggulan

22 Maret 2026 - 18:57 WIB

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

18 Maret 2026 - 19:42 WIB

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Trending di Ekonomi