KAUR, FAKTABENGKULU.COM – Masyarakat Desa Talang Marap, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur mendadak gempar pada Sabtu pagi (28/2/2026). Sesosok mayat laki-laki ditemukan terbujur kaku di area perkebunan kelapa sawit dalam kondisi yang memprihatinkan dan sudah mengeluarkan aroma tak sedap.
Setelah dilakukan identifikasi oleh pihak kepolisian, diketahui identitas korban adalah Tuswan (47), seorang warga Desa Pagar Dewa, Kecamatan Kelam Tengah.
Kronologi Penemuan: Berawal dari Bau Menyengat di Pondok Kebun
Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, dua warga setempat, Windosastra (19) dan Ripal (32), berniat memanen sawit di kebun milik Ripal.
Sebelum memulai aktivitas, keduanya sempat beristirahat sejenak di pondok kebun. Namun, ketenangan mereka terusik oleh aroma busuk yang sangat menyengat dari arah sekitar. Karena curiga, mereka mencoba menelusuri sumber bau tersebut.
Betapa terkejutnya mereka saat menemukan sesosok pria dalam posisi tak bernyawa dengan kondisi tubuh yang sudah mulai membusuk dan dikerubungi lalat. Temuan ini pun langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan aparat Polsek Tanjung Kemuning.
Penjelasan Kepolisian: Korban Memiliki Riwayat Gangguan Jiwa
Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu Priyanto, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Pihaknya segera menerjunkan personel untuk mengevakuasi jasad korban bersama warga.
“Jenazah korban sudah kami evakuasi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan yang diderita sejak lama, tepatnya sejak tamat SMA,” ujar Iptu Priyanto kepada awak media.
Polisi memastikan bahwa korban telah meninggalkan rumah beberapa waktu sebelum ditemukan meninggal dunia di lokasi perkebunan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pagar Dewa. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian ini sebagai musibah murni.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan sudah menerima kejadian ini dengan ikhlas. Rencananya, jenazah akan segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat,” pungkas Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Talang Marap dan Pagar Dewa telah kembali kondusif, sementara warga bahu-membahu membantu proses pemakaman almarhum Tuswan.
(ABD)










