FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bengkulu berkolaborasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Rekomendasi Statistik lewat Aplikasi Romantik. Langkah strategis ini digencarkan guna mewujudkan satu data yang berkualitas demi mendukung perencanaan pembangunan yang akurat serta akuntabel di wilayah Bumi Merah Putih.
Berlangsung di ruang Monitoring Center (Moncen) Diskominfo, kegiatan penting ini dijadwalkan berjalan selama dua hari penuh dengan menggandeng 40 peserta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, didampingi Kepala BPS Kota Bengkulu, Iin Inayati. Turut hadir pula dalam jajaran undangan yakni Kabid Hubungan Media dan Teknologi Ariani Ningrum, Kabid E-Government Wiwik Rahayu, Plt Kabid IKP Nugroho Tri Putra, beserta jajaran pejabat fungsional BPS Kota Bengkulu.
Dalam arahannya, Nurlia Dewi menyoroti urgensi pemahaman mendalam mengenai tata cara penyusunan serta pengelolaan data sektoral yang kini telah terintegrasi secara digital.
“Terkait masalah pendataan, data ini yang kemudian disusun pada aplikasi Romantik, banyak yang belum memahami. Saya berharapnya setelah dari sini, Bapak, Ibu operator, saya berharap nanti hasilnya pun sesuai. Silakan nanti kita bersama-sama dengan tim BPS kita langsung eksekusi. Pulang dari sini jangan tidak membawa hasil,” tegas Nurlia Dewi penuh motivasi.
Nurlia juga mengingatkan bahwa validitas data memegang peranan krusial sebagai tolok ukur penilaian serta capaian performa pemerintah daerah ke depan. Oleh sebab itu, ia menginstruksikan seluruh operator di bawah koordinasi kepala bidang masing-masing agar proaktif memvalidasi kebenaran data sebelum resmi diinput ke dalam sistem.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPS Kota Bengkulu, Iin Inayati, menerangkan bahwa pelaksanaan Bimtek ini sengaja dibagi ke dalam beberapa gelombang. Strategi ini diambil untuk merangkul seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bengkulu guna menggenjot kuantitas serta kualitas pengajuan rekomendasi statistik sektoral yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
“Mengingat dari jumlah Romantik yang ada di Kota Bengkulu dalam setiap tahun itu masih sedikit, dan itu memang dikumulatifkan. Khusus satu kali pengajuan Romantik, nanti di tahun berikutnya itu masih berlaku, jadi kita tinggal istilahnya meng-update saja. Syarat yang diajukan dalam Romantik, kegiatannya belum dilaksanakan atau akan dilaksanakan di 2027 dalam pengajuan ini, atau yang rutin setiap tahun,” jelas Iin Inayati.
Lebih lanjut, Iin memastikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh memberikan pendampingan intensif serta pemeriksaan secara teliti. BPS tidak akan langsung menolak berkas pengajuan yang belum sesuai, melainkan memberikan bimbingan perbaikan agar setiap OPD sukses mengantongi nomor rekomendasi statistik resmi.
(ABD)

















