Menu

Mode Gelap
Satpol PP Kota Bengkulu “Sikat” PKL dan Bangunan Liar di Kawasan KZ Abidin, Tak Ada Lagi Negosiasi! Geger! Sopir Truk Ditemukan Tewas Tak Wajar di Perumahan Medan Jaya Residence Bengkulu Kawasan Balai Buntar: Bakal Jadi Pusat Kuliner Ikonik, Kuota Pedagang Dibatasi 150 Lapak Jurusan Administrasi Publik FISIP UNIB dan DPD IAPA Bengkulu Sukses Gelar Kuliah Umum serta Pelantikan Pengurus Dukung Inovasi Mahasiswa, FISIP UNIB Bekali Strategi Jitu Penyusunan Proposal PKM 2026 Kabar Baik! 4 Warga Kota Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Segera Pulang, Pemprov dan Baznas Tanggung Biaya

Headline

Balai Kota Merah Putih Jadi Saksi, Dedy Wahyudi Akhiri Polemik Sampah dengan Maaf dan Komitmen

badge-check


					Balai Kota Merah Putih Jadi Saksi, Dedy Wahyudi Akhiri Polemik Sampah dengan Maaf dan Komitmen Perbesar

KOTA BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Suasana di Balai Kota Merah Putih pada Minggu sore (1/2/2026) terasa berbeda. Di gedung yang menjadi simbol pelayanan masyarakat tersebut, sebuah polemik besar akhirnya menemui titik terang. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memilih jalur hati ke hati untuk menyelesaikan ketegangan yang sempat terjadi dengan para driver pengangkut sampah.

Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut, Dedy Wahyudi secara terbuka mengakhiri spekulasi terkait isu kriminalisasi warga yang sempat memanas di ruang publik.

Keberanian Mengakui Kekurangan

Bukannya membela diri secara berlebihan, Dedy Wahyudi justru menunjukkan sisi humanisnya. Di hadapan para pejuang kebersihan, ia mengakui bahwa roda pemerintahan tidak selamanya berjalan sempurna. Ada kalanya terjadi kekhilafan dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal.

“Tidak ada manusia yang sempurna. Pemerintah juga tentu memiliki khilaf. Yang sudah terjadi kita jadikan evaluasi. Ke depan kita terus berbenah,” ujar Dedy dengan nada rendah hati.

Ia menekankan bahwa setiap kritikan dan dinamika di lapangan adalah “bahan bakar” bagi Pemerintah Kota Bengkulu untuk melakukan pembenahan sistem secara berkelanjutan.

Laporan Hukum Dicabut: “Saya Bekerja untuk Rakyat”

Poin yang paling ditunggu-tunggu adalah ketegasan Wali Kota mengenai langkah hukum yang sempat diambil oleh tim hukum pemda. Dedy memastikan bahwa laporan tersebut telah resmi dicabut.

Dedy mengklarifikasi bahwa pelaporan tersebut terjadi saat dirinya sedang menjalankan tugas di luar Bengkulu. Langkah itu awalnya diambil oleh tim hukum sebagai upaya menjaga marwah pemerintah daerah. Namun, setelah kembali dan melihat situasi secara utuh, Dedy memutuskan untuk mengutamakan dialog daripada jalur hukum.

“Saya tidak pernah berniat mengorbankan masyarakat saya sendiri. Sejak awal, niat saya memang ingin mencabut laporan tersebut. Fokus saya hanya satu: bekerja sepenuhnya untuk masyarakat Kota Bengkulu,” tegasnya.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang maaf-memaafkan, melainkan menjadi momentum konsolidasi. Hadirnya Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto, dan Pj Sekda, Medy Pebriansyah, menunjukkan bahwa eksekutif dan legislatif kompak mendukung para driver sampah sebagai garda terdepan kebersihan kota.

Dedy mengajak seluruh elemen untuk menatap ke depan dan bekerja sama memperbaiki tata kelola sampah agar Kota Bengkulu semakin bersih dan tertata.

Ringkasan Fakta Pertemuan:

  • Tempat: Balai Kota Merah Putih, Minggu 1 Februari 2026.
  • Keputusan: Pencabutan laporan hukum secara resmi.
  • Tujuan: Menepis isu kriminalisasi dan memperkuat pelayanan kebersihan.
  • Dukungan: Dihadiri oleh pimpinan DPRD dan pejabat teras Pemkot.

Dengan berakhirnya pertemuan ini, Balai Kota Merah Putih tidak hanya menjadi saksi selesainya sebuah polemik, tetapi juga menjadi titik awal komitmen baru untuk Bengkulu yang lebih harmonis.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satpol PP Kota Bengkulu “Sikat” PKL dan Bangunan Liar di Kawasan KZ Abidin, Tak Ada Lagi Negosiasi!

3 Februari 2026 - 21:59 WIB

Geger! Sopir Truk Ditemukan Tewas Tak Wajar di Perumahan Medan Jaya Residence Bengkulu

3 Februari 2026 - 21:55 WIB

Kawasan Balai Buntar: Bakal Jadi Pusat Kuliner Ikonik, Kuota Pedagang Dibatasi 150 Lapak

3 Februari 2026 - 21:51 WIB

Jurusan Administrasi Publik FISIP UNIB dan DPD IAPA Bengkulu Sukses Gelar Kuliah Umum serta Pelantikan Pengurus

3 Februari 2026 - 07:49 WIB

Dukung Inovasi Mahasiswa, FISIP UNIB Bekali Strategi Jitu Penyusunan Proposal PKM 2026

2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Trending di Headline