BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu resmi memulai Operasi Ketupat Nala 2026. Fokus utama operasi tahun ini adalah menjamin keamanan di 3.180 titik kegiatan masyarakat guna memastikan ibadah Ramadan dan mudik Lebaran berjalan kondusif.
Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.
Ribuan Personel Gabungan dan Puluhan Pos Disiagakan
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono melalui Kabid Humas Kombes Pol Ichsan Nur mengungkapkan, sebanyak 2.141 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait telah diterjunkan ke lapangan.
Untuk memfasilitasi pelayanan bagi pemudik dan masyarakat lokal, Polda Bengkulu juga telah mendirikan 36 pos yang terdiri dari Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan).
“Penempatan pos-pos ini dilakukan secara strategis di jalur lintas utama, pusat perbelanjaan, hingga objek wisata yang menjadi titik kumpul masyarakat,” ujar Kombes Pol Ichsan Nur, Jumat (13/3/2026).
Fokus Pengamanan: Dari Masjid Hingga Objek Vital
Polda Bengkulu telah memetakan sedikitnya 3.180 lokasi yang menjadi prioritas pengamanan. Lokasi-lokasi tersebut mencakup:
- Tempat pelaksanaan Salat Idulfitri dan masjid-masjid besar.
- Destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu.
- 68 Objek Vital, termasuk Bandara Fatmawati Soekarno, Pelabuhan Pulau Baai, terminal, serta pasar tradisional.
Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat yang biasanya meningkat drastis mendekati hari H Lebaran.
7 Satgas Khusus Perkuat Operasi Ketupat Nala
Guna memastikan kinerja yang lebih terstruktur dan efektif, Operasi Ketupat Nala 2026 ini membagi kekuatan ke dalam tujuh Satuan Tugas (Satgas) khusus:
- Satgas 1: Dipimpin Dirbinmas (Preemtif/Edukasi masyarakat).
- Satgas 2: Dipimpin Dir Samapta (Preventif/Patroli).
- Satgas 3: Dipimpin KBO Ditlantas (Kamseltibcarlantas/Lalu lintas).
- Satgas 4: Dipimpin Ditreskrimum (Penegakan hukum).
- Satgas 5: Dipimpin Dansat Brimob (Penanganan intensitas tinggi).
- Satgas 6: Dipimpin Kabid Humas (Publikasi dan informasi).
- Satgas 7: Dipimpin Kabid TIK (Dukungan teknologi dan komunikasi).
“Dengan pembagian tugas ini, kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat. Mulai dari kelancaran lalu lintas hingga perlindungan keamanan jiwa dan harta benda,” tambah Ichsan.
Imbauan Bagi Pemudik
Selain kesiapan aparat, pihak kepolisian juga mengimbau warga yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan. Pastikan kompor gas dalam keadaan mati dan aliran listrik yang tidak perlu dicabut guna menghindari risiko kebakaran.
Polda Bengkulu berharap, melalui sinergi lintas sektoral ini, perayaan Idulfitri 1447 H di Bengkulu dapat berlangsung dengan penuh khidmat, aman, dan tanpa kendala berarti.
(ABD)













