BENGKULU, FaktaBengkulu.com –Komitmen Polda Bengkulu dalam menjaga kelestarian lingkungan bukan sekadar isapan jempol. Di bawah komando Irjen Pol. Mardiyono, korps Bhayangkara ini kembali menggerakkan ribuan personel dan masyarakat dalam aksi GEMPAR IV (Gerakan Membersihkan Pantai Ramai-ramai) di kawasan wisata Pantai Panjang, Jumat pagi (6/2/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah konkret Polda Bengkulu dalam mendukung program nasional Presiden RI, yakni Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Sinergi Lintas Sektor demi Wajah Bengkulu
Pantai Panjang yang menjadi wajah pariwisata Provinsi Bengkulu tampak dipadati oleh personel gabungan sejak pukul 06.30 WIB. Tak hanya kepolisian, aksi bersih-bersih ini melibatkan unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Bengkulu, TNI, instansi vertikal, pemerintah daerah, hingga organisasi Bhayangkari dan elemen masyarakat sipil.
Dalam apel kesiapan, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono menegaskan bahwa program GEMPAR merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
“Program GEMPAR bukan sekadar seremonial. Ini adalah wujud keseriusan dan konsistensi kami dalam menggelorakan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan,” tegas Kapolda Mardiyono di hadapan peserta aksi.
Rekam Jejak GEMPAR: Konsistensi Sepanjang Tahun
Aksi yang digelar hari ini merupakan edisi keempat dari rangkaian gerakan yang telah diinisiasi Polda Bengkulu sejak tahun lalu. Berikut adalah catatan perjalanan Program GEMPAR:
- GEMPAR I: 18 April 2025
- GEMPAR II: 24 Juni 2025
- GEMPAR III: 18 Juli 2025
- GEMPAR IV: 6 Februari 2026
Eksistensi program ini menunjukkan bahwa isu lingkungan menjadi prioritas utama Polda Bengkulu dalam mendukung keberlanjutan destinasi wisata unggulan daerah.
Pantauan di lapangan, seluruh peserta menyisir bibir pantai dan area hijau untuk memungut sampah organik maupun non-organik (plastik). Kapolda menekankan bahwa menjaga kebersihan Pantai Panjang adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau aparat keamanan.
“Sinergi lintas sektor adalah kunci. Kami berharap kegiatan ini memicu kesadaran kolektif masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjaga lingkungan agar selalu aman, tertib, dan nyaman,” tambahnya.
Melalui GEMPAR IV, Polda Bengkulu berharap aksi nyata ini menjadi warisan positif bagi generasi masa depan, sekaligus memperkuat posisi Bengkulu sebagai daerah yang mendukung penuh visi Indonesia ASRI.
(ABD)









