Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu! Momentum HUT ke-307, Kota Bengkulu Ditetapkan Sebagai Lokomotif Kemajuan Provinsi Wujudkan Smart City, Pemkot Bengkulu Pasang Wi-Fi Gratis di 4 Lokasi Strategis, Cek Titiknya! Momentum HUT ke-307 Kota Bengkulu: Simbol Kekompakan dan Sinergi Kuat Antar Kepala Daerah

Headline

Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya

badge-check


Tragedi di Sungai Manjuto: Pencari Lokan di Mukomuko Hilang, Diduga Diterkam Buaya Perbesar

MUKOMUKO, FaktaBengkulu.com – Suasana mencekam menyelimuti Desa Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko. Seorang warga setempat dilaporkan hilang secara misterius saat sedang mencari lokan di aliran Sungai Manjuto. Kuat dugaan, korban menjadi sasaran keganasan predator air setelah menghilang saat menyelam.

Peristiwa nahas ini menimpa Ajrun (45), yang dilaporkan hilang sejak Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Hingga memasuki hari kedua pencarian, Rabu (18/3/2026), keberadaan korban masih belum ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Kronologi Kejadian: Menyelam dan Tak Kembali

Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya berangkat menuju sungai untuk mencari lokan. Aktivitas yang semula berjalan normal berubah menjadi kepanikan luar biasa ketika korban melakukan penyelaman namun tak kunjung muncul ke permukaan.

Dua saksi mata yang merupakan rekan korban sempat berupaya mencari secara manual dengan peralatan seadanya. Namun, setelah menyisir area sekitar titik selam tanpa hasil, mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan pihak berwenang.

Pencarian Skala Besar oleh Tim Gabungan

Camat XIV Koto, Andrianto, mengonfirmasi bahwa saat ini upaya pencarian sedang ditingkatkan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Kepolisian, serta relawan masyarakat setempat terus menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet.

“Kami saat ini sedang berada di atas kapal untuk melakukan penyisiran. Ini adalah hari kedua pencarian intensif. Fokus kami adalah area di sekitar titik terakhir korban terlihat,” ungkap Andrianto saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).

Kendala Arus Deras dan Ancaman Satwa Liar

Operasi pencarian ini bukan tanpa risiko. Tim di lapangan menghadapi tantangan berat berupa arus sungai yang cukup deras. Selain itu, potensi ancaman dari buaya yang menghuni Sungai Manjuto membuat tim harus ekstra waspada dalam setiap pergerakan.

Andrianto mengimbau kepada masyarakat yang turut membantu agar tidak mengabaikan keselamatan pribadi.

“Keberadaan satwa liar di lokasi menjadi kendala utama. Kami meminta semua pihak tetap berhati-hati,” tambahnya.

Peringatan Bagi Warga Bantaran Sungai

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko, khususnya yang sering beraktivitas di Sungai Manjuto. Potensi serangan satwa liar dan kondisi alam yang tidak terprediksi menuntut kewaspadaan tinggi demi menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga Ajrun ditemukan. Publik berharap pencarian ini segera membuahkan titik terang.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Duka Menjelang Lebaran: Rumah Tukang Ojek di Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

18 Maret 2026 - 19:39 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pelaku ‘Getok Harga’ di Pantai Panjang, Dedy Wahyudi: Jangan Rusak Citra Bengkulu!

18 Maret 2026 - 19:36 WIB

Momentum HUT ke-307, Kota Bengkulu Ditetapkan Sebagai Lokomotif Kemajuan Provinsi

17 Maret 2026 - 19:40 WIB

Wujudkan Smart City, Pemkot Bengkulu Pasang Wi-Fi Gratis di 4 Lokasi Strategis, Cek Titiknya!

17 Maret 2026 - 19:37 WIB

Momentum HUT ke-307 Kota Bengkulu: Simbol Kekompakan dan Sinergi Kuat Antar Kepala Daerah

17 Maret 2026 - 19:35 WIB

Trending di Headline